Jadi Mata-mata Rusia, Eks Satpam Kedubes Inggris Dibui 13 Tahun

Jum'at, 17 Februari 2023 - 19:36 WIB
loading...
A A A
Hakim telah menolak bukti meringankan yang disodorkan Smith, termasuk klaimnya bahwa dia hanya ingin mempermalukan kedutaan. Hakim memutuskan bahwa bukti menunjukkan Smith mengambil uang dari Rusia sebagai bagian dari hubungan yang "berkelanjutan".

Dalam hukuman yang disiarkan televisi di Old Bailey, hakim memenjarakan Smith, mantan tentara RAF, selama 13 tahun dua bulan.

Hakim senior mengatakan bahwa selama aktivitas subversif Smith, sejak tahun 2018, dia telah menyalin materi dalam jumlah yang signifikan.

"Anda sepenuhnya sadar bahwa Anda seharusnya tidak menyalin dokumen-dokumen ini dan sama-sama menyadari jika dokumen-dokumen ini jatuh ke tangan yang salah, mereka dapat membahayakan kepentingan Inggris atau menimbulkan ancaman bagi mereka yang bekerja di kedutaan Inggris," kata hakim.

Dikatakan oleh hakim, foto-foto staf kedutaan dengan deskripsi beranotasi dikirim ke kedutaan Rusia menempatkan rekan kerja pada "risiko maksimum."

"Anda menjalin kontak rutin dengan seseorang di kedutaan Rusia dan kontak ini adalah saluran di mana materi yang Anda peroleh secara ilegal diteruskan," kata hakim.

Perilaku Smith, kata hakim, dari tahun 2020 bukanlah satu kali, karena dia dibayar oleh Rusia untuk “pengkhianatannya”.

Hakim menolak rasa penyesalan Smith sebagai "mengasihani diri sendiri", dengan mengatakan dia telah gagal untuk mengakui potensi konsekuensi bencana bagi orang lain.

Smith mendengarkan setiap kata dalam putusan hakim dengan bantuan alat bantu dengar.

Baca: Peringatkan Barat, Putin Kerahkan 2 Pesawat Pengebom Nuklir ke Dekat Inggris
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
AS-Israel, Negara Sekutu...
AS-Israel, Negara Sekutu Dekat tapi Perang Intelijen
Rekomendasi
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Berita Terkini
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved