Perbedaan Nord Stream 1 dan Nord Stream 2

Kamis, 16 Februari 2023 - 16:03 WIB
loading...
Perbedaan Nord Stream...
Perbedaan Nord Stream 1 dan Nord Stream 2. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Nord Stream adalah jaringan pipa gas yang membentang dari Rusia ke Eropa. Pembicaraan mengenai Nord Stream mencuat seiring konflik Rusia dan Ukraina. Saat ini, ada dua jaringan Nord Stream, yakni Nord Stream 1 dan Nord Stream 2.

Nord Stream 1 adalah pipa bawah laut sepanjang 1.200 kilometer yang berada di bawah Laut Baltik. Pipa ini terbentang dari pantai Rusia dekat St Petersburg ke timur laut Jerman. Dibuka pada 2011, Nord Stream 1 dapat mengirim maksimum 170 juta kubik meter gas per hari dari Rusia ke Jerman.

Jaringan pipa ini dimiliki serta dioperasikan oleh Nord Stream AG, pemegang saham yang mayoritasnya merupakan perusahaan milik Rusia, Gazprom. Gazprom juga berada di balik pembangunan pipa gas paralel, Nord Stream 2.

Baca: Jurnalis Peraih Pulitzer: Kisah Ledakan Nord Stream Tidak Sulit Ditemukan

Sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina pada 2022, Rusia mengurangi pasokan gas melalui Nord Stream 1 selama beberapa bulan. Pada Juni 2022, Rusia memotong pengiriman melalui pipa sebesar 75%. Kemudian, pada Juli 2022, Rusia menutup Nord Stream 1 selama 10 hari dengan alasan pemeliharaan. Saat dibuka kembali, aliran pun berkurang. Tak hanya itu, pada Agustus 2022, Rusia bahkan mematikan Nors Stream 1 sepenuhnya.

Sementara, Nord Stream 2 merupakan jaringan pipa gas yang memungkinkan Jerman secara efektif menggandakan impor gasnya dari Rusia. Nord Stream 2 dirancang untuk menyalurkan hingga 55 miliar meter kubik gas per tahun. Nord Stream 2 mempunyai panjang 1.230 kilometer, yang pembuatannya menelan biaya 9,5 miliar euro.

Pada 2018, ketika tengah dibangun, presiden AS saat itu, Donald Trump, menjatuhkan sanksi kepada siapa pun yang terlibat dalam pembangunan Nord Stream 2. Sebanyak 18 perusahaan Eropa menarik diri, termasuk Wintershall Jerman, lantaran takut terkena sanksi.

Baca: Menlu Rusia: AS Secara Terbuka Akui Ledakkan Pipa Nord Stream

Namun, Gazprom, yang mengimplementasikan proyek tersebut, memasang pipa itu sendiri hingga proyek selesai pada 2021. Di era pemerintahan Presiden AS Joe Biden, terjadi pembebasan semua sanksi terhadap Nord Stream 2 supaya tidak menganggu hubungan dengan Jerman.

Nord Stream 2 membantu Jerman meningkatkan pasokannya. Sebagian besar gas alam disalurkan ke Australia, Italia, negara-negara Eropa Tengah serta Timur lainnya. Nord Stream 2 mengalir di bawah Laut Baltik, dari Rusia barat ke timur laut Jerman.

Pada September 2022, Norwegia dan Denmark melaporkan empat kebocoran di Nord Stream 1 dan Nord Stream 2 di Laut Balitik, dekat Pulau Bornholm. Seismolog mendeteksi adanya ledakan di bawah laut di area yang sama. Gelembung gas besar naik ke permukaan laut, yang terbesar berdiameter 1 kilometer.

Baca: Rusia: NATO Harus Gelar Pertemuan Darurat Bahas Temuan Fakta Ledakan Nord Stream
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Kronologi Bentrokan...
Kronologi Bentrokan Berdarah Sekelompok Pemuda dengan Warga yang Tewaskan 1 Orang di Menteng
Ketua RT Terima Laporan...
Ketua RT Terima Laporan Ada Orang Pingsan di Tempat Sutrimo Tergeletak
Berita Terkini
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved