Bos Grup Wagner: Tank Leopard Akan Terbakar

Kamis, 16 Februari 2023 - 05:24 WIB
loading...
Bos Grup Wagner: Tank...
Tank Leopard. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Pasukan Rusia dapat merebut Bakhmut di Ukraina sekitar bulan Maret atau April. Hal itu diungkapkan Evgeny Prigozhin, kepala kelompok militer swasta Grup Wagner, dalam sebuah wawancara dengan media Rusia RT.

Bagaimanapun, Prigozhin mencatat, waktunya sulit diprediksi karena Kiev terus menerima bantuan militer dari negara-negara Barat. Dia menambahkan bahwa pengiriman peralatan militer Barat, seperti tank tempur utama Leopard buatan Jerman, dapat menjadi faktor penting dalam operasi tersebut.

Namun demikian, kepala Grup Wagner mengatakan mereka akan 100% belajar bagaimana menghancurkan tank Leopard dan 100% akan belajar bagaimana membakarnya.

Prigozhin juga berbicara tentang mengapa Kiev begitu ngotot mempertahankan Bakhmut. Menurutnya ada tiga alasan utama.

Baca: Rusia Siapkan Pertarungan Udara Besar-besaran, NATO Pontang-panting Perkuat Ukraina

Alasan pertama, kata Prigozhin, bersifat politis, karena pertempuran untuk Bakhmut kini pada dasarnya telah menjadi Stalingrad baru – kota tempat pertempuran paling brutal antara pasukan Soviet dan Nazi yang terjadi selama Perang Dunia II, dan yang terbukti menjadi titik balik dalam perang.

Ia mengatakan Bakhmut sekarang melihat sejumlah besar tembakan artileri.

"Di Popasnaya, jika kamu mengulurkan tangan, hanya dalam 30-40 detik, kamu akan terkena pecahan peluru," ujarnya seperti dikutip dari RT, Kamis (16/2/2023).

Ia menambahkan, di Bakhmut, intensitas tembakan artileri 2 hingga 3 kali lebih tinggi.

“Musuh tidak menyimpan amunisi, dan kita harus melakukan hal yang sama,” katanya.

Baca: Jerman Bakal Produksi Lagi Amunisi Tank Anti-Pesawat Gepard untuk Ukraina

Alasan kedua untuk Ukraina adalah strategis, karena kota tersebut, yang merupakan bagian dari garis pertahanan Ukraina sepanjang 70 km yang dibuat setelah Kiev memulai pertempuran di Donbass pada tahun 2014, adalah pusat transportasi dan logistik yang baik untuk operasi militer, kata bos Grup Wagner.

Alasan ketiga, menurut Prigozhin, berkaitan dengan moral.

"Selama Bakhmut bertahan, moral tentara Ukraina akan tetap tinggi," katanya.

Dia menambahkan bahwa pasukan Kiev pada umumnya mempertahankan moral yang baik, dan bukan berarti mereka mengalami demoralisasi dan dalam pelarian.

Grup Wagner telah berada di garis depan upaya Rusia untuk merebut Bakhmut, kota persimpangan utama Donbass yang telah mengalami pertempuran sengit selama berbulan-bulan dan sekarang hampir dikepung oleh pasukan Rusia.

Baca: Kena Prank, Eks Bos Pentagon: Orang Ukraina Pemberani Lakukan Pekerjaan Kotor
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Melirik Ambisi China...
Melirik Ambisi China di Sumatera: BYD Gelar Pesta Teknologi Tanpa Asap Knalpot
Berita Terkini
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Infografis
Negara UE Dilaporkan...
Negara UE Dilaporkan Beli Tank Leopard Bekas untuk Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved