Spesifikasi Kapal Induk HMS Queen Elizabeth yang Pernah Melacak Kapal Selam Mata-mata China

Senin, 13 Februari 2023 - 19:06 WIB
loading...
Spesifikasi Kapal Induk...
Kapal Induk HMS Queen Elizabeth. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Kapal induk HMS Queen Elizabeth atau kapal Elizabeth II merupakan kapal utama dari Angkatan Laut Inggris.

Dengan sederet kecanggihannya, kapal yang satu ini pernah berhasil melacak kapal selam mata-mata dari China.

Kapal induk Elizabeth II dibuat pada tahun 2014 dan selesai pembuatannya pada tahun 2019. Kapal ini termasuk kapal induk terbesar yang dimiliki Inggris sekaligus mempunyai spesifikasi yang mumpuni.

Berikut spesifikasi dari kapal induk HMS Queen Elizabeth

1. Desain dan Dimensi

Untuk dimensinya, kapal ini memiliki memiliki panjang keseluruhan 280 meter (920 kaki), lebar pada tingkat dek 70 meter (230 kaki), tinggi 56 meter (184 kaki), draft 11 meter (36 kaki), dan jangkauan 10.000 mil laut (12.000 mi; 19.000 km). Sedangkan untuk beratnya dapat menampung hingga 70.000 ton.

Sementara itu untuk luas lapangan penerbangan dari kapal induk Elizabeth II ini mencapai 13.000 meter persegi atau setara dengan 49 lapangan tenis atau tiga lapangan sepak bola.

Dengan luas yang dimilikinya tersebut, kapal dapat menampung lebih dari 40 pesawat tempur.

2. Mesin

Kapal ini digerakan dengan mesin yang cukup besar yakni 2 mesin diesel Cummins QSC8.3.

Mesin tersebut kemudian digerakan dengan baling-baling penggerak 600 bhp (450 kW) atau setara dengan 2x Ultrajet UJ 377.

Sehingga dapat menghasilkan kecepatan hingga 18 sampai dengan 25 knots (33-37 km/j).

3. Sistem Persenjataan

Senjata pertahanannya mengusung senjata Phalanx Close-In Weapons System untuk pertahanan anti-pesawat dan anti-rudal dan Senapan Kaliber Kecil Otomatis 30mm serta Minigun yang digunakan ketika ada kapal kecil yang menyerang dengan cepat.

Selain itu ada beberapa kapal fregat yang selalu mengawal dan membawa senjata untuk melindungi kapal induknya. Senjata yang dibawanya yakni 4 minigun dan 8 senapan mesin.

4. Sistem Radar

Radar kapal ini menggunakan BAE Systems atau Thales S1850M yang berguna untuk misi pencarian area luas jarak jauh.

BAE Systems Artisan 3D Type 997 radar active electronically scanned array merupakan radar yang digunakan untuk mencari target jarak menengah maritim dan digunakan pula sebagai radar navigasi.

BAE mengklaim S1850M memiliki deteksi otomatis dan inisiasi lacak yang dapat melacak hingga 1.000 target udara pada jarak sekitar 400 kilometer (250 mil). Artisan dapat "melacak target seukuran bola snooker sejauh 20 kilometer (12 mi)", dengan jangkauan maksimum 200 km.

Selain itu kapal induk Elizabeth II ini juga telah dilengkapi dengan Ultra Electronics Series 2500 Electro Optical System (EOS) dan Glide Path Camera (GPC).

5. Fasilitas Kru

Kapal induk Elizabeth II dapat membawa lebih dari 670 kru beserta dengan fasilitasnya. Fasilitas kru termasuk bioskop, lima area kebugaran fisik (gym), kapel (dengan pendeta angkatan laut), dan empat dapur yang diawaki oleh enam puluh tujuh staf katering.

Terdapat pula empat ruang makan besar, yang terbesar dapat menyajikan 960 makanan dalam satu jam.

Ada sebelas staf medis untuk fasilitas medis dengan delapan tempat tidur, yang meliputi ruang operasi dan bedah gigi.

Elizabeth II atau HMS Queen Elizabeth juga menyediakan 1.600 ranjang di 470 kabin, termasuk akomodasi untuk kompi yang terdiri dari 250 Marinir Kerajaan dengan rute akses yang luas hingga ke dek penerbangan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
Trump Ingin Rebut Selat...
Trump Ingin Rebut Selat Hormuz, Iran Beri Respons Keras: Berbahaya!
Rekomendasi
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved