6 Negara yang Larang Perayaan Valentine, Mayoritas dari Timur Tengah

Senin, 13 Februari 2023 - 15:11 WIB
loading...
A A A
Larangan perayaan Hari Valentine juga datang dari negara Asia Tenggara. Malaysia telah menghilangkan libur Hari Valentine sejak 2005, dan berfatwa bahwa budaya perayaan tersebut bertentangan dengan Islam.

Meskipun terdapat minoritas pemeluk Kristen yang mendesak dan mempertimbangkan kembali aturan tersebut. Namun larangan ini tetap diberlakukan di sana.

6. India

Tidak hanya di negara mayoritas Muslim, India sebagai negara yang mayoritas pemeluk Hindu juga melarang perayaan Hari Valentine.

Diperkirakan lebih dari 518 juta orang menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap perayaan setahun sekali itu dalam kampanye anti-Valentine.

Alasannya, Hari Valentine dianggap identik dengan budaya Barat yang dpaat merusak moral bangsa. Para muda mudi kerap berhubungan seks sebelum menikah, tindakan yang dilarang dalam agama Hindu.

Sementara itu, di Indonesia yang mayoritas Muslim kerap muncul demonstrasi menolak perayaan Hari Valentine.

Untuk beberapa wilayah yang mengedepankan aturan agama Islam seperti di Aceh telah melarang perayaan tersebut. Kendati demikian, warga di beberapa kota besar masih kerap merayakannya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved