Ribuan Wanita Hamil Rusia Berburu Paspor Argentina, Ada Apa?
Minggu, 12 Februari 2023 - 11:48 WIB
loading...
A
A
A
"Wisata kelahiran" oleh warga Rusia ke Argentina tampaknya menjadi praktik yang menguntungkan dan telah berlangsung lama.
Sebuah situs web berbahasa Rusia yang dilihat oleh BBC menawarkan berbagai paket untuk ibu hamil yang ingin melahirkan di Argentina. Situs web mengiklankan layanan seperti rencana kelahiran yang dipersonalisasi, penjemputan di bandara, pelajaran bahasa Spanyol, dan diskon biaya menginap di "rumah sakit terbaik di ibu kota Argentina".
Paket berkisar dari "kelas ekonomi", mulai dari USD5.000 atau sekitar Rp75,9 juta, hingga "kelas satu" mulai dari $15.000 (Rp227,8 juta).
Situs web mengatakan pendirinya telah memfasilitasi wisata kelahiran dan menawarkan dukungan migrasi sejak 2015, dan perusahaan itu mengatakan "100% orang Argentina".
Pada hari Sabtu, La Nacion melaporkan bahwa polisi Argentina telah melakukan penggerebekan sebagai bagian dari penyelidikan terhadap "bisnis jutaan dolar dan jaringan gelap" yang diduga memberikan dokumen palsu kepada wanita hamil Rusia dan pasangannya yang dikeluarkan dalam waktu singkat untuk memungkinkan mereka menetap di Argentina.
Polisi mengatakan geng tersebut mengenakan biaya hingga USD35.000 (Rp531,5 juta) untuk layanan tersebut.
Tidak ada penangkapan yang dilakukan, tetapi polisi dikatakan telah menyita laptop dan tablet serta dokumen imigrasi dan sejumlah besar uang tunai.
Baca: PBB Kecam Aksi Pasukan Ukraina Eksekusi Tawanan Perang Rusia
Sebuah situs web berbahasa Rusia yang dilihat oleh BBC menawarkan berbagai paket untuk ibu hamil yang ingin melahirkan di Argentina. Situs web mengiklankan layanan seperti rencana kelahiran yang dipersonalisasi, penjemputan di bandara, pelajaran bahasa Spanyol, dan diskon biaya menginap di "rumah sakit terbaik di ibu kota Argentina".
Paket berkisar dari "kelas ekonomi", mulai dari USD5.000 atau sekitar Rp75,9 juta, hingga "kelas satu" mulai dari $15.000 (Rp227,8 juta).
Situs web mengatakan pendirinya telah memfasilitasi wisata kelahiran dan menawarkan dukungan migrasi sejak 2015, dan perusahaan itu mengatakan "100% orang Argentina".
Pada hari Sabtu, La Nacion melaporkan bahwa polisi Argentina telah melakukan penggerebekan sebagai bagian dari penyelidikan terhadap "bisnis jutaan dolar dan jaringan gelap" yang diduga memberikan dokumen palsu kepada wanita hamil Rusia dan pasangannya yang dikeluarkan dalam waktu singkat untuk memungkinkan mereka menetap di Argentina.
Polisi mengatakan geng tersebut mengenakan biaya hingga USD35.000 (Rp531,5 juta) untuk layanan tersebut.
Tidak ada penangkapan yang dilakukan, tetapi polisi dikatakan telah menyita laptop dan tablet serta dokumen imigrasi dan sejumlah besar uang tunai.
Baca: PBB Kecam Aksi Pasukan Ukraina Eksekusi Tawanan Perang Rusia
(ian)
Lihat Juga :