Seismolog: Gempa Lain Berkekuatan 7 SR Segera Guncang Turki Barat Kapan Saja

Jum'at, 10 Februari 2023 - 14:43 WIB
loading...
Seismolog: Gempa Lain...
Abdulalim berdiri di depan jasad istri Esra dan 2 putrinya Mahsen serta Besira yang meninggal akibat gempa di Hatay, Turki, 8 Februari 2023. Foto/REUTERS/Umit Bektas
A A A
ANKARA - Seismolog Dogan Perincek memperingatkan gempa berkekuatan 7 Skala Richter (SR) lainnya dapat segera terjadi di Turki barat.

Dia mencatat bahwa gempa besar itu bisa terjadi kapan saja, menurut pengamatannya di Laut Marmara.

Berbicara kepada RIA News, pakar itu menyatakan gempa besar terjadi di wilayah sekitar kota pelabuhan Canakkale setiap 250 tahun sekali. Yang terakhir, menurut Perincek, adalah 287 tahun yang lalu, artinya “telah tiba waktunya”.

“Selama sepuluh hari terakhir, saya mencatat peningkatan aktivitas seismik di Canakkale dari arah Laut Marmara. Saya telah melakukan pemantauan harian dan analisis aktivitas seismik di negara tersebut menggunakan peta khusus selama lebih dari sepuluh tahun. Selama tiga tahun ini, saya telah memprediksi gempa bumi di Canakkale,” ujar ilmuwan gempa tersebut.

Baca juga: AS Kerahkan Kapal Induk ke Laut Mediterania untuk Bantu Turki

Peringatannya datang setelah serangkaian gempa dahsyat mengguncang Turki tenggara dan Suriah utara pada Senin.

Gempa berkekuatan 7,8 SR yang kemudian disusul 7,6 SR, masing-masing disertai beberapa lusin gempa susulan.

Serentetan guncangan itu akhirnya merobohkan ribuan bangunan di wilayah tersebut, menyebabkan ribuan orang tewas dan banyak lagi yang terluka.

Menurut pejabat Turki, jumlah korban tewas di negara itu saat ini mencapai lebih dari 14.000 orang dan sebanyak 64.000 orang terluka.

Banyak lagi orang yang masih hilang. Sementara itu, Kementerian Kesehatan Suriah mencatat 1.262 kematian hingga Rabu (8/2/2023).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga memperkirakan bencana tersebut pada akhirnya dapat berdampak pada kehidupan sebanyak 23 juta orang di wilayah tersebut, terutama di Suriah.

Suriah telah menderita konflik bersenjata selama satu dekade dan sistem perawatan kesehatan yang berantakan selama pertempuran, serta dari sanksi AS yang luas.

Tim penyelamat, sementara itu, terus membersihkan puing-puing dan mencari korban selamat. Tim dari berbagai negara membantu penduduk setempat di kedua negara.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan secara resmi mengumumkan masa berkabung selama tujuh hari bagi para korban bencana, yang disebutnya sebagai yang terburuk sejak 1939.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Gempa 7,5 Magnitudo...
Gempa 7,5 Magnitudo Guncang Jepang, Peringatan Tsunami 3 Meter Picu Kekhawatiran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Berita Terkini
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Infografis
Bantu Korban Gempa Turki-Suriah,...
Bantu Korban Gempa Turki-Suriah, AS Gelontorkan Rp1,2 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved