Jurnalis Kondang Peraih Pulitzer Prize: AS Dalang Sabotase Nord Stream

Kamis, 09 Februari 2023 - 09:30 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Bos NATO Ungkap Besarnya Pendanaan untuk Ukraina, Capai Rp1.816 Triliun

Proses perencanaan dimulai pada Desember 2021, ketika satuan tugas khusus dibentuk dengan partisipasi langsung dari Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan.

“Angkatan Laut mengusulkan menggunakan kapal selam yang baru ditugaskan untuk menyerang jalur pipa secara langsung. Angkatan Udara membahas menjatuhkan bom dengan sekering tertunda yang dapat diledakkan dari jarak jauh. CIA berpendapat bahwa apa pun yang dilakukan, itu harus dilakukan secara rahasia. Semua orang yang terlibat memahami taruhannya,” tulis laporan jurnalis itu.

Sumber itu mengatakan kepada Hersh bahwa semua orang yang terlibat memahami operasi itu bukanlah "barang anak-anak" tetapi sebenarnya adalah "tindakan perang".

Sepanjang "semua rencana licik ini", pejabat tertentu mendesak Gedung Putih membatalkan gagasan itu sepenuhnya.

“Beberapa pekerja di CIA dan Departemen Luar Negeri berkata, 'Jangan lakukan ini. Itu bodoh dan akan menjadi mimpi buruk politik jika terungkap,'” papar sumber itu.

Awalnya, bahan peledak itu memiliki waktu 48 jam dan ditetapkan untuk ditanam pada akhir BALTOPS22, lapor Hersh, mengutip sumber yang sama.

Jendela dua hari, bagaimanapun, pada akhirnya dianggap terlalu dekat dengan akhir latihan oleh Gedung Putih, yang memerintahkan satuan tugas membuat metode sesuai permintaan untuk meledakkannya. Ini akhirnya menjadi pelampung sonar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Tim Pelajar Indonesia...
Tim Pelajar Indonesia Sabet 4 Medali di Olimpiade Kimia Internasional 2026
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved