Jurnalis Kondang Peraih Pulitzer Prize: AS Dalang Sabotase Nord Stream

Kamis, 09 Februari 2023 - 09:30 WIB
loading...
A A A
Pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah "berfokus" untuk membahayakan jalur pipa Nord Stream, awalnya melalui sanksi, dan, pada akhirnya, dengan sabotase langsung.

Hersh mencatat, Nord Stream dilihat AS sebagai kunci untuk mempengaruhi Eropa di tengah konflik yang membayang di Ukraina.

“Selama Eropa tetap bergantung pada jaringan pipa untuk gas alam murah, Washington takut negara-negara seperti Jerman akan enggan untuk memasok Ukraina dengan uang dan senjata yang dibutuhkan untuk mengalahkan Rusia,” tulis dia.

Moskow memberikan pandangan serupa tentang insiden tersebut tak lama setelah ledakan, mencapnya sebagai "serangan teroris".

Rusia dengan tegas menyatakan AS adalah negara yang paling diuntungkan dari ledakan pipa itu karena mempercepat upaya Eropa melepaskan diri dari gas Rusia.

Sepanjang karirnya, Hersh telah melaporkan berbagai kisah eksplosif, termasuk kejahatan perang oleh militer AS dan skandal politik tingkat tinggi.

Mengekspos pembantaian My Lai oleh pasukan AS di Vietnam membuat jurnalis itu mendapat Pulitzer Prize pada tahun 1970.

Kisah-kisah terkenal lainnya yang dilaporkan Hersh termasuk skandal Watergate, mata-mata domestik ilegal CIA, serta penyiksaan dan pelecehan oleh militer Amerika terhadap tahanan di penjara Abu Ghraib di Irak.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Tim Pelajar Indonesia...
Tim Pelajar Indonesia Sabet 4 Medali di Olimpiade Kimia Internasional 2026
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved