Jurnalis Kondang Peraih Pulitzer Prize: AS Dalang Sabotase Nord Stream

Kamis, 09 Februari 2023 - 09:30 WIB
loading...
Jurnalis Kondang Peraih...
Jurnalis investigasi pemenang Pulitzer Prize, Seymour Hersh. Foto/dpc.org.ae
A A A
WASHINGTON - Jurnalis investigasi pemenang Pulitzer Prize, Seymour Hersh, menyebut pipa Nord Stream dihancurkan September lalu oleh Amerika Serikat (AS) dalam operasi rahasia.

Wartawan legendaris itu membuat pengungkapan mengejutkan itu dalam artikel yang diposting ke blognya yang baru diluncurkan di Substack pada Rabu (8/2/2023).

“Bahan peledak ditanam di jalur pipa pada Juni 2022 oleh penyelam Angkatan Laut AS dengan kedok latihan BALTOPS 22 NATO,” ungkap Hersh, mengutip sumber yang mengetahui langsung perencanaan operasional itu.

Wartawan itu mencatat bahwa dia telah menghubungi Gedung Putih dan CIA untuk memberikan komentar, dengan keduanya dengan tegas menolak klaim AS "mencabut" saluran pipa itu sebagai "benar-benar salah".

Baca juga: Menhan Jerman Ragu Ukraina Mampu Rebut Lagi Crimea dan Donbass

Bom tersebut diledakkan tiga bulan kemudian pada tanggal 26 September dengan sinyal jarak jauh yang dikirim oleh pelampung sonar.

Pelampung itu dijatuhkan di dekat jalur pipa Nord Stream oleh pesawat pengintai P8 Angkatan Laut Norwegia, menurut laporan itu.

Operasi itu membuahkan hasil setelah berbulan-bulan bolak-balik antara Gedung Putih, CIA, dan militer, dengan para pejabat berfokus pada bagaimana tidak meninggalkan jejak keterlibatan AS dalam serangan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Viral Kabar Kanye West...
Viral Kabar Kanye West Bakal Manggung di Jakarta Oktober 2026, Netizen Antusias War Tiket!
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved