Korban Tewas Gempa Bumi Turki-Suriah Naik Signifikan, Capai 11 Ribu Lebih
Kamis, 09 Februari 2023 - 01:46 WIB
loading...
A
A
A
Di Antakya, ibu kota provinsi Hatay yang berbatasan dengan Suriah, tim penyelamat sangat sedikit di lapangan dan penduduk menyingkirkan sendiri puing-puing bangunan. Orang-orang memohon helm, palu, batang besi dan tali.
Lebih dari 12.000 personel tim pencari dan penyelamat Turki bekerja di daerah yang terkena dampak, bersama dengan 9.000 tentara. Lebih dari 70 negara menawarkan tim penyelamat dan bantuan lainnya.
Tapi skala besar dari bencana itu menakutkan.
“Wilayahnya sangat besar. Saya belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya,” kata Johannes Gust, dari dinas pemadam kebakaran dan penyelamat Jerman, saat dia memuat peralatan ke sebuah truk di bandara Adana.
Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki mengatakan 5.775 bangunan telah hancur akibat gempa dan 20.426 orang terluka.
Dua tim Badan Pembangunan Internasional AS dengan masing-masing 80 orang dan 12 anjing akan tiba pada Rabu pagi di Turki dan menuju ke provinsi tenggara Adiyaman untuk fokus pada pencarian dan penyelamatan perkotaan.
Juru bicara UNICEF James Elder mengatakan kepada wartawan di Jenewa bahwa gempa tersebut “mungkin telah membunuh ribuan anak.”
Baca: Dubes RI untuk Turki Ungkap 2 WNI Meninggal Akibat Gempa
Lebih dari 12.000 personel tim pencari dan penyelamat Turki bekerja di daerah yang terkena dampak, bersama dengan 9.000 tentara. Lebih dari 70 negara menawarkan tim penyelamat dan bantuan lainnya.
Tapi skala besar dari bencana itu menakutkan.
“Wilayahnya sangat besar. Saya belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya,” kata Johannes Gust, dari dinas pemadam kebakaran dan penyelamat Jerman, saat dia memuat peralatan ke sebuah truk di bandara Adana.
Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki mengatakan 5.775 bangunan telah hancur akibat gempa dan 20.426 orang terluka.
Dua tim Badan Pembangunan Internasional AS dengan masing-masing 80 orang dan 12 anjing akan tiba pada Rabu pagi di Turki dan menuju ke provinsi tenggara Adiyaman untuk fokus pada pencarian dan penyelamatan perkotaan.
Juru bicara UNICEF James Elder mengatakan kepada wartawan di Jenewa bahwa gempa tersebut “mungkin telah membunuh ribuan anak.”
Baca: Dubes RI untuk Turki Ungkap 2 WNI Meninggal Akibat Gempa
(ian)
Lihat Juga :