Korban Tewas Gempa Bumi Turki-Suriah Naik Signifikan, Capai 11 Ribu Lebih
Kamis, 09 Februari 2023 - 01:46 WIB
loading...
A
A
A
Dengan sedikit bantuan langsung, penduduk menyingkirkan puing-puing bangunan, kadang-kadang bahkan tanpa alat-alat dalam pencarian putus asa untuk korban selamat.
Pejabat bantuan menyuarakan keprihatinan khusus tentang situasi di Suriah, yang telah dilanda krisis kemanusiaan setelah hampir 12 tahun perang saudara.
Otoritas Turki mengatakan sekitar 13,5 juta orang terkena dampak di wilayah yang membentang sekitar 450 km dari Adana di barat hingga Diyarbakir di timur, dan 300 km dari Malatya di utara hingga Hatay di selatan.
Sedangkan otoritas Suriah telah melaporkan kematian korban gempa di selatan Hama, sekitar 250 km dari pusat gempa.
“Sekarang berpacu dengan waktu,” kata Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa.
“Setiap menit, setiap jam berlalu, kemungkinan menemukan orang yang selamat semakin berkurang,” imbuhnya.
Di seluruh wilayah yang terdampak gempa, tim penyelamat bekerja keras siang dan malam saat orang-orang menunggu dengan kesedihan di antara tumpukan puing yang menempel dengan harapan bahwa teman, kerabat, dan tetangga dapat ditemukan dalam keadaan hidup.
Baca: Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama Pemerintah Indonesia Tiba di Gaziantep
Pejabat bantuan menyuarakan keprihatinan khusus tentang situasi di Suriah, yang telah dilanda krisis kemanusiaan setelah hampir 12 tahun perang saudara.
Otoritas Turki mengatakan sekitar 13,5 juta orang terkena dampak di wilayah yang membentang sekitar 450 km dari Adana di barat hingga Diyarbakir di timur, dan 300 km dari Malatya di utara hingga Hatay di selatan.
Sedangkan otoritas Suriah telah melaporkan kematian korban gempa di selatan Hama, sekitar 250 km dari pusat gempa.
“Sekarang berpacu dengan waktu,” kata Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa.
“Setiap menit, setiap jam berlalu, kemungkinan menemukan orang yang selamat semakin berkurang,” imbuhnya.
Di seluruh wilayah yang terdampak gempa, tim penyelamat bekerja keras siang dan malam saat orang-orang menunggu dengan kesedihan di antara tumpukan puing yang menempel dengan harapan bahwa teman, kerabat, dan tetangga dapat ditemukan dalam keadaan hidup.
Baca: Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama Pemerintah Indonesia Tiba di Gaziantep
Lihat Juga :