Korban Tewas Gempa Bumi Turki-Suriah Naik Signifikan, Capai 11 Ribu Lebih

Kamis, 09 Februari 2023 - 01:46 WIB
loading...
Korban Tewas Gempa Bumi...
Tim penyelamat berlomba mencari korban selamat gempa bumi Turki-Suriah saat jumlah korban tewas naik signifikan. Foto/Japan Times
A A A
ANKARA - Jumlah korban gempa bumi dahsyat yang melanda Turki dan Suriah terus bertambah, dengan hitungan terbaru mencapai lebih dari 11.200 jiwa. Sementara itu, tim penyelamat berlomba untuk menyelamatkan korban yang terjebak di bawah puing-puing di tengah musim dingin yang dingin.

Para pejabat dan petugas medis mengatakan 8.574 orang tewas di Turki dan 2.662 di Suriah akibat gempa berkekuatan 7,8 skala Richter pada Senin lalu, sehingga totalnya menjadi 11.236.

Ketika skala bencana menjadi semakin jelas, jumlah korban tewas tampaknya akan meningkat secara signifikan. Seorang pejabat PBB mengatakan ribuan anak mungkin telah meninggal.

Gempa berkekuatan 7,8 pada Senin, yang kemudian diikuti gempa kedua yang hampir sama kuatnya beberapa jam kemudian, meruntuhkan ribuan bangunan termasuk rumah sakit, sekolah dan blok apartemen. Gempa bumi juga melukai puluhan ribu orang, dan menyebabkan banyak orang kehilangan tempat tinggal di Turki dan Suriah utara.

“Bahkan tidak ada satu orang pun di sini. Kami berada di bawah salju, tanpa rumah, tanpa apapun,” kata Murat Alinak, yang rumahnya di Malatya telah runtuh dan kerabatnya hilang.

"Apa yang harus saya lakukan, ke mana saya bisa pergi?" tanyanya seperti dikutip dari Al Arabiya, Kamis (9/2/2023).

Petugas penyelamat berjuang untuk mencapai beberapa daerah yang paling parah, tertahan oleh jalan yang hancur, cuaca buruk dan kurangnya sumber daya dan alat berat. Beberapa daerah tanpa bahan bakar dan listrik.

Baca: Foto Satelit Tunjukkan Kehancuran Kota-kota di Turki Akibat Gempa

Dengan sedikit bantuan langsung, penduduk menyingkirkan puing-puing bangunan, kadang-kadang bahkan tanpa alat-alat dalam pencarian putus asa untuk korban selamat.

Pejabat bantuan menyuarakan keprihatinan khusus tentang situasi di Suriah, yang telah dilanda krisis kemanusiaan setelah hampir 12 tahun perang saudara.

Otoritas Turki mengatakan sekitar 13,5 juta orang terkena dampak di wilayah yang membentang sekitar 450 km dari Adana di barat hingga Diyarbakir di timur, dan 300 km dari Malatya di utara hingga Hatay di selatan.

Sedangkan otoritas Suriah telah melaporkan kematian korban gempa di selatan Hama, sekitar 250 km dari pusat gempa.

“Sekarang berpacu dengan waktu,” kata Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa.

“Setiap menit, setiap jam berlalu, kemungkinan menemukan orang yang selamat semakin berkurang,” imbuhnya.

Di seluruh wilayah yang terdampak gempa, tim penyelamat bekerja keras siang dan malam saat orang-orang menunggu dengan kesedihan di antara tumpukan puing yang menempel dengan harapan bahwa teman, kerabat, dan tetangga dapat ditemukan dalam keadaan hidup.

Baca: Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama Pemerintah Indonesia Tiba di Gaziantep

Di Antakya, ibu kota provinsi Hatay yang berbatasan dengan Suriah, tim penyelamat sangat sedikit di lapangan dan penduduk menyingkirkan sendiri puing-puing bangunan. Orang-orang memohon helm, palu, batang besi dan tali.

Lebih dari 12.000 personel tim pencari dan penyelamat Turki bekerja di daerah yang terkena dampak, bersama dengan 9.000 tentara. Lebih dari 70 negara menawarkan tim penyelamat dan bantuan lainnya.

Tapi skala besar dari bencana itu menakutkan.

“Wilayahnya sangat besar. Saya belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya,” kata Johannes Gust, dari dinas pemadam kebakaran dan penyelamat Jerman, saat dia memuat peralatan ke sebuah truk di bandara Adana.

Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki mengatakan 5.775 bangunan telah hancur akibat gempa dan 20.426 orang terluka.

Dua tim Badan Pembangunan Internasional AS dengan masing-masing 80 orang dan 12 anjing akan tiba pada Rabu pagi di Turki dan menuju ke provinsi tenggara Adiyaman untuk fokus pada pencarian dan penyelamatan perkotaan.

Juru bicara UNICEF James Elder mengatakan kepada wartawan di Jenewa bahwa gempa tersebut “mungkin telah membunuh ribuan anak.”

Baca: Dubes RI untuk Turki Ungkap 2 WNI Meninggal Akibat Gempa

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Potong Tumpeng dan Serahkan ke Kapolri
Tarif Listrik Juli-September...
Tarif Listrik Juli-September Tak Naik, Cek Harga per kWh Semua Golongan
Prabowo: Polri Harus...
Prabowo: Polri Harus Hadir Melindungi, Melayani, dan Mengabdi kepada Rakyat
Berita Terkini
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Infografis
Bantu Korban Gempa Turki-Suriah,...
Bantu Korban Gempa Turki-Suriah, AS Gelontorkan Rp1,2 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved