Negara NATO Jelaskan Sikap soal Jet Tempur untuk Ukraina

Selasa, 07 Februari 2023 - 14:11 WIB
loading...
Negara NATO Jelaskan...
Polandia, salah satu negara NATO, tegaskan belum ada kesepakatan bersama soal kemungkinan memasok jet tempur ke Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
WARSAWA - Polandia, salah satu anggota NATO, menjelaskan sikap resminya tentang kemungkinan mengirim jet tempur ke Ukraina untuk melawan invasi Rusia .

Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengatakan negaranya belum mencapai konsensus tentang masalah tersebut.

Dia mencatat bahwa langkah seperti itu harus disetujui oleh blok NATO secara keseluruhan.

"Jika kami tidak konsisten mendukung Ukraina, masa depan Eropa akan dipertanyakan dan harga yang harus kami bayar akan sangat tinggi," kata Morawiecki kepada surat kabar Spanyol; El Mundo.

Baca juga: Bos Tentara Bayaran Rusia Naik Jet Tempur Bombardir Bakhmut, Tantang Zelensky Duel Langit

“Namun, semua keputusan tentang jet tempur akan dibuat di dalam NATO, dan saat ini belum ada kesepakatan…Belum ada keputusan yang dibuat," ujarnya, yang dilansir Russia Today, Selasa (7/2/2023).

Pernyataan sikap itu muncul setelah Wakil Menteri Pertahanan Polandia Wojciech Skurkiewicz mengatakan pekan lalu bahwa Warsawa tidak berencana memasok jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat (AS) ke Kiev.

Dia bersikeras bahwa langkah pengiriman jet tempur ke Ukraina hanya dapat diambil dalam koordinasi penuh dengan anggota NATO lainnya.

Bulan lalu, Presiden Ukraina Vladimir Zelensky memperbarui permintaannya kepada negara-negara Barat pendukungnya untuk menyumbangkan pesawat tempur.

Prancis dan Belanda telah mengatakan di masa lalu bahwa mereka terbuka untuk transfer jet tempur.

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden membantah bahwa Washington sedang mempertimbangkan untuk mengirim F-16 ke Ukraina.

Wakil Kanselir Jerman Robert Habeck mengatakan pekan lalu bahwa pengiriman jet tempur mungkin akan melewati batas dengan Rusia dan berisiko menjadikan Berlin sebagai pihak langsung dalam konflik tersebut.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov sebelumnya mengatakan bahwa pengiriman senjata tambahan berfungsi sebagai bukti lebih lanjut bahwa negara-negara Barat terlibat langsung dalam permusuhan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved