AL dan Penjaga Pantai AS Cari Puing-puing Balon Mata-mata China
Minggu, 05 Februari 2023 - 08:09 WIB
loading...
Angkatan Laut dan Penjaga Pantai AS mencari puing-puing balon mata-mata China yang ditembak jatuh. Foto/New York Times
A
A
A
WASHINGTON - Sebuah balon mata-mata China yang bergerak melintasi Amerika Serikat (AS) minggu ini telah ditembak jatuh.
Pentagon mengkonfirmasi balon itu digunakan untuk mengintai sekaligus membantah klaim China bahwa itu adalah pesawat sipil yang digunakan untuk tujuan meteorologi.
Juru bicara Pentagon, Pat Ryder mengatakan, balon itu tidak menimbulkan ancaman fisik atau militer, dan setelah terdeteksi, AS mengambil langkah-langkah untuk melindungi pengumpulan informasi sensitif intelijen asing.
Baca: Balon China Diprediksi Tinggalkan Pantai Timur AS pada Sabtu
Diduga jet tempur AS terlihat mengitari balon sebelum menembakkan rudal ke arahnya, menyebabkan sisa-sisa balon jatuh kembali ke bumi.
Kini pencarian terhadap puing-puing balon mata itu tengah berlangsung. Seorang pejabat militer senior mengatakan beberapa kapal Angkatan Laut dan Penjaga Pantai AS sekarang tengah berada di daerah itu, membangun garis pertahanan keamanan dan mencari puing-puing di atas air untuk memastikan keselamatan warga sipil AS.
"Sebuah kapal penyelamat Angkatan Laut akan berada di lokasi dalam beberapa hari," menurut pejabat tersebut seperti dikutip dari ABC News, Minggu (5/2/2023).
Sementara itu, pihak berwenang di daerah Pantai Myrtle meminta warga untuk tidak menyentuh puing-puing jika terdampar di pantai dan menghubungi kantor polisi jika mereka melihatnya.
Baca: Pentagon: Ada Balon Mata-mata China Terbang di atas Amerika Latin
"Puing-puing tidak boleh disentuh, dipindahkan, atau dibuang," kata Departemen Kepolisian Distrik Horry di media sosial.
Departemen Kepolisian Pantai Myrtle Utara juga menyarankan warga untuk menghubungi penegak hukum jika mereka melihat ada "bagian yang tersesat" dari balon yang terdampar di darat.
Pemerintah China tidak secara terbuka menyatakan bagaimana menanggapi Amerika Serikat yang menembak jatuh balon itu.
Baca: AS Dikerjai Balon Mata-mata China, 2 Jet Tempur Siluman F-22 Beraksi
Pentagon mengkonfirmasi balon itu digunakan untuk mengintai sekaligus membantah klaim China bahwa itu adalah pesawat sipil yang digunakan untuk tujuan meteorologi.
Juru bicara Pentagon, Pat Ryder mengatakan, balon itu tidak menimbulkan ancaman fisik atau militer, dan setelah terdeteksi, AS mengambil langkah-langkah untuk melindungi pengumpulan informasi sensitif intelijen asing.
Baca: Balon China Diprediksi Tinggalkan Pantai Timur AS pada Sabtu
Diduga jet tempur AS terlihat mengitari balon sebelum menembakkan rudal ke arahnya, menyebabkan sisa-sisa balon jatuh kembali ke bumi.
Kini pencarian terhadap puing-puing balon mata itu tengah berlangsung. Seorang pejabat militer senior mengatakan beberapa kapal Angkatan Laut dan Penjaga Pantai AS sekarang tengah berada di daerah itu, membangun garis pertahanan keamanan dan mencari puing-puing di atas air untuk memastikan keselamatan warga sipil AS.
"Sebuah kapal penyelamat Angkatan Laut akan berada di lokasi dalam beberapa hari," menurut pejabat tersebut seperti dikutip dari ABC News, Minggu (5/2/2023).
Sementara itu, pihak berwenang di daerah Pantai Myrtle meminta warga untuk tidak menyentuh puing-puing jika terdampar di pantai dan menghubungi kantor polisi jika mereka melihatnya.
Baca: Pentagon: Ada Balon Mata-mata China Terbang di atas Amerika Latin
"Puing-puing tidak boleh disentuh, dipindahkan, atau dibuang," kata Departemen Kepolisian Distrik Horry di media sosial.
Departemen Kepolisian Pantai Myrtle Utara juga menyarankan warga untuk menghubungi penegak hukum jika mereka melihat ada "bagian yang tersesat" dari balon yang terdampar di darat.
Pemerintah China tidak secara terbuka menyatakan bagaimana menanggapi Amerika Serikat yang menembak jatuh balon itu.
Baca: AS Dikerjai Balon Mata-mata China, 2 Jet Tempur Siluman F-22 Beraksi
(ian)
Lihat Juga :