Balon China Ternyata Berbuntut Panjang, Menlu AS Ngambek dengan Cara Ini
Sabtu, 04 Februari 2023 - 05:01 WIB
loading...
A
A
A
Balon ketinggian tinggi berwarna putih pertama kali dilaporkan di atas negara bagian AS, Montana, pada Kamis (2/2/2023), lokasi dari banyak silo rudal nuklir AS.
Akibat kehadiran balon udara itu, Angkatan Udara AS mengambil beberapa tindakan pencegahan. Namun, Pentagon mengatakan balon itu terbang sangat tinggi sehingga "tidak menimbulkan ancaman militer atau fisik" serta memutuskan untuk tidak menembak jatuh.
Namun, AS juga mengatakan yakin balon itu melakukan pengintaian. Mereka tidak menjelaskan jenis informasi apa yang dapat dikumpulkan oleh balon itu, yang tidak dapat dikumpulkan secara lebih efisien dan diam-diam oleh satelit mata-mata yang mengorbit.
Baca juga: Keterlaluan! Pemukim Yahudi Serang Gereja Yerusalem, Robohkan Patung Yesus
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China pada Jumat mengkonfirmasi balon itu memang milik China, tetapi mengatakan itu sipil, bukan militer.
"Ini adalah pesawat sipil yang digunakan untuk penelitian, terutama tujuan meteorologi," papar seorang pejabat kementerian kepada wartawan.
Akibat kehadiran balon udara itu, Angkatan Udara AS mengambil beberapa tindakan pencegahan. Namun, Pentagon mengatakan balon itu terbang sangat tinggi sehingga "tidak menimbulkan ancaman militer atau fisik" serta memutuskan untuk tidak menembak jatuh.
Namun, AS juga mengatakan yakin balon itu melakukan pengintaian. Mereka tidak menjelaskan jenis informasi apa yang dapat dikumpulkan oleh balon itu, yang tidak dapat dikumpulkan secara lebih efisien dan diam-diam oleh satelit mata-mata yang mengorbit.
Baca juga: Keterlaluan! Pemukim Yahudi Serang Gereja Yerusalem, Robohkan Patung Yesus
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China pada Jumat mengkonfirmasi balon itu memang milik China, tetapi mengatakan itu sipil, bukan militer.
"Ini adalah pesawat sipil yang digunakan untuk penelitian, terutama tujuan meteorologi," papar seorang pejabat kementerian kepada wartawan.
Lihat Juga :