AS Tolak Klaim China di Laut China Selatan, Taiwan Semringah
Rabu, 15 Juli 2020 - 03:31 WIB
loading...
A
A
A
Itu adalah pernyataan kuat terbaru oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk menantang China, yang semakin ia jadikan sebagai musuh menjelang pemilihan presiden AS pada November mendatang.
"Klaim Beijing atas sumber daya lepas pantai di sebagian besar Laut China Selatan sepenuhnya melanggar hukum, seperti kampanye penindasan untuk mengendalikan mereka," kata Pompeo dalam sebuah pernyataan.
"Dunia tidak akan membiarkan Beijing memperlakukan Laut China Selatan sebagai kerajaan maritimnya," sambungnya.
AS telah lama menolak klaim Beijing di Laut China Selatan, yang merupakan rumah bagi simpanan minyak dan gas yang berharga, dan jalur air yang vital untuk perdagangan dunia.
Pompeo secara eksplisit memihak negara-negara Asia Tenggara termasuk Filipina dan Vietnam, setelah bertahun-tahun AS mengatakan tidak mengambil posisi atas klaim individu.
"Amerika mendukung sekutu dan mitra Asia Tenggara kami dalam melindungi hak kedaulatan mereka atas sumber daya lepas pantai, konsisten dengan hak dan kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional," ucap Pompeo.
"Klaim Beijing atas sumber daya lepas pantai di sebagian besar Laut China Selatan sepenuhnya melanggar hukum, seperti kampanye penindasan untuk mengendalikan mereka," kata Pompeo dalam sebuah pernyataan.
"Dunia tidak akan membiarkan Beijing memperlakukan Laut China Selatan sebagai kerajaan maritimnya," sambungnya.
AS telah lama menolak klaim Beijing di Laut China Selatan, yang merupakan rumah bagi simpanan minyak dan gas yang berharga, dan jalur air yang vital untuk perdagangan dunia.
Pompeo secara eksplisit memihak negara-negara Asia Tenggara termasuk Filipina dan Vietnam, setelah bertahun-tahun AS mengatakan tidak mengambil posisi atas klaim individu.
"Amerika mendukung sekutu dan mitra Asia Tenggara kami dalam melindungi hak kedaulatan mereka atas sumber daya lepas pantai, konsisten dengan hak dan kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional," ucap Pompeo.
Lihat Juga :