3 Negara yang Melarang Lato-lato Dimainkan, dari Potensi Bahaya hingga Dianggap Melecehkan

Senin, 30 Januari 2023 - 19:00 WIB
loading...
A A A
Namun, sekitar tahun 1971 terjadi insiden yang terkait permainan Lato-lato ini dan membuat 4 orang cedera menurut laporan New York Times.

Hal ini membuat Food and Drug Administration (FDA) AS memberi peringatan kepada publik terkait Clackers alias Lato-lato.

Pada keberlanjutannya, FDA menetapkan standar keamanan baru untuk produsen mainan secara lebih ketat. Alhasil, Clackers atau Lato-lato ini ditarik peredarannya dari pasar.

2. Mesir

Berikutnya ada Mesir. Negara dengan penduduk mayoritas muslim ini juga memiliki kaitan yang cukup lekat dengan pelarangan mainan Clackers alias Lato-lato.

Mengutip laman New Arab, pada tahun 2017 pihak berwenang Mesir menindak para pedagang Lato-lato yang tengah populer di kalangan anak-anak negaranya. Hal ini dilakukan karena dianggap menghina Presiden Abdel Fattah as-Sisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sepasang Wanita Cantik...
Sepasang Wanita Cantik Ini Kendarai Mobil Mainan Sejauh 800 Km selama 2 Bulan
Tentara Israel Perintahkan...
Tentara Israel Perintahkan Anak Palestina Hancurkan Pistol Mainan Plastik Miliknya
Dianggap Promosikan...
Dianggap Promosikan Homoseksual, Arab Saudi Sita Mainan Berwarna Pelangi
Horor! Kastil Tertiup...
Horor! Kastil Tertiup Angin, Anak-anak Berjatuhan dari Ketinggian 10 Meter, 2 Tewas
Wow! 40 Tahun Tersimpan...
Wow! 40 Tahun Tersimpan di Loteng, Mainan Star Wars Ini Terjual Rp43 Juta
Pameran Art Toy Internasional...
Pameran Art Toy Internasional Hadir di Jakarta, Libatkan Kreator Lokal dan Global
Tak Sekadar Mainan,...
Tak Sekadar Mainan, PMB Toys Komitmen Hadirkan Ruang Edukasi bagi Anak-anak
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved