3 Negara yang Melarang Lato-lato Dimainkan, dari Potensi Bahaya hingga Dianggap Melecehkan

Senin, 30 Januari 2023 - 19:00 WIB
loading...
3 Negara yang Melarang...
Permainan Lato-lato populer di Indonesia. Foto/dok
A A A
WASHINGTON - Terdapat sekitar tiga negara yang melarang Lato-lato untuk dimainkan. Salah satunya adalah negara adidaya Amerika Serikat (AS).

Lato-lato merupakan mainan populer yang belakangan banyak dimainkan masyarakat Indonesia. Singkatnya, mainan ini berupa dua bola plastik yang diikatkan pada seutas tali.

Tak hanya Indonesia, ternyata Lato-lato ini juga banyak ditemui di negara-negara lain. Namun, di antaranya justru ada sebagian yang melarang mainan ini dengan berbagai alasan yang berbeda.

Berikut tiga negara yang melarang Lato-lato untuk dimainkan.

1. Amerika Serikat

Orang luar negeri mengenali Lato-lato dengan sebutan clackers. Mengutip laman Quartz, Senin (30/1/2023), pada awal 70-an tercatat ratusan pembuat mainan sudah memproduksi jutaan Clackers di seluruh dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sepasang Wanita Cantik...
Sepasang Wanita Cantik Ini Kendarai Mobil Mainan Sejauh 800 Km selama 2 Bulan
Tentara Israel Perintahkan...
Tentara Israel Perintahkan Anak Palestina Hancurkan Pistol Mainan Plastik Miliknya
Dianggap Promosikan...
Dianggap Promosikan Homoseksual, Arab Saudi Sita Mainan Berwarna Pelangi
Horor! Kastil Tertiup...
Horor! Kastil Tertiup Angin, Anak-anak Berjatuhan dari Ketinggian 10 Meter, 2 Tewas
Wow! 40 Tahun Tersimpan...
Wow! 40 Tahun Tersimpan di Loteng, Mainan Star Wars Ini Terjual Rp43 Juta
Pameran Art Toy Internasional...
Pameran Art Toy Internasional Hadir di Jakarta, Libatkan Kreator Lokal dan Global
Tak Sekadar Mainan,...
Tak Sekadar Mainan, PMB Toys Komitmen Hadirkan Ruang Edukasi bagi Anak-anak
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved