4 Presiden Paling Kejam, Salah Satunya Lakukan Pembantaian atas Dasar Rasisme

Sabtu, 28 Januari 2023 - 14:35 WIB
loading...
A A A
Kelompok hak asasi manusia (HAM) melaporkan bahwa terdapat 100.000 hingga 500.000 orang terbunuh selama delapan tahun masa pemerintahannya.

4. Andrew Jackson (Amerika Serikat)

Presiden ketujuh Amerika Serikat (AS) ini menjabat dari 1829 hingga 1837. Dia disebut sebagai presiden paling buruk dalam sejarah negeri Paman Sam.

Menurut laporan History, Andrew Jackson sangat mendukung adanya perbudakan. Bahkan dia dilaporkan memiliki 161 budak pribadi yang dipekerjakan.

Pemimpin AS ini juga kerap menyiksa budaknya dan apabila terdapat budak yang kabur maka akan dikejar, dicari lalu kemudian diikat.

Hal paling kejam yang dilakukan olehnya adalah melakukan penghapusan paksa suku dan budaya asli Amerika (Suku Indian) supaya wilayahnya ini dapat diklaim oleh orang kulit putih.

Aturan penghapusan suku dan budaya Indian oleh Jackson ini mengakibatkan pemindahan paksa hampir 50.000 penduduk asli Amerika dan membuka jutaan hektare tanah untuk dikelola oleh penduduk kilit putih.

Bahkan tidak sedikit juga suku Indian yang dibunuh. Itu dilakukan lantaran dia menganggap bahwa suku tersebut hanyalah pengganggu dan penghambat kemajuan Amerika dan keputusan itu adalah yang terbaik menurutnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Berita Terkini
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved