Geger! Polisi AS Pukuli dan Tendang Wajah Pria Kulit Hitam, 3 Hari Kemudian Tewas

Sabtu, 28 Januari 2023 - 10:34 WIB
loading...
A A A
Menit-menit berlalu dengan Nichols dalam penderitaan yang jelas. Setidaknya enam petugas berkeliaran. Seseorang menyorotkan senter ke Nichols meskipun pemandangannya diterangi dengan cukup baik oleh lampu jalan.

Dalam satu bagian yang diperpanjang, tubuh merosot Nichols disandarkan duduk di tanah di depan mobil polisi, kepalanya terkulai ke dada dan kaki di depannya. Bagian atasnya berulang kali jatuh ke tanah--hanya untuk ditopang lagi oleh polisi yang hadir.

Lebih banyak petugas muncul. Mereka berseliweran, mengitari tempat kejadian, menunggu teknisi medis darurat muncul.

Tidak ada momen yang jelas ketika menjadi jelas bahwa pukulan terhadap Nichols akan berakhir dengan mengorbankan nyawanya.

Tiga video lainnya yang dirilis oleh Departemen Kepolisian Memphis semuanya dari kamera dada petugas dan menawarkan perspektif yang berbeda.

Salah satunya, petugas menangkap Nichols setelah melakukan pengejaran. Beberapa petugas kelelahan.

Nichols disematkan di tanah. "Saya tidak melakukan apa-apa," kata Nichols terengah-engah. "Anda tidak melakukan itu, oke?" jawab seorang petugas polisi.

"Naik ke tanah!" kata seorang petugas memerintahkan.

Dalam video dramatis lainnya, petugas menembakkan Taser ke Nichols tetapi dia melarikan diri. Polisi mengejarnya, meneriakkan kata-kata kasar.

Seorang petugas merica menyemprot Nichols, menaklukkannya.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia, Hanya Ada Anjing Laut dan Penguin
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
Trump Permudah Aturan...
Trump Permudah Aturan Ekspor Senjata, Dunia Terancam Perang Besar?
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
Apa itu Reciprocal Tariffs?...
Apa itu Reciprocal Tariffs? Kebijakan Kontroversial AS yang Ditetapkan Donald Trump
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Korsel Siaga Tinggi...
Korsel Siaga Tinggi Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon, Tempat Wisata dan Jalan Utama Ditutup
Rekomendasi
Garda Satu Apresiasi...
Garda Satu Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan
Melinda Kenang Momen...
Melinda Kenang Momen Menegangkan saat Mengungkap Ingin Bercerai dari Bill Gates
Sebelum Dibunuh, Jurnalis...
Sebelum Dibunuh, Jurnalis Juwita 2 Kali Diperkosa Oknum TNI AL Jumran
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
5 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
7 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
8 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
8 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
10 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
11 jam yang lalu
Infografis
Perang 500 Hari Rusia...
Perang 500 Hari Rusia dan Ukraina, Ribuan Warga Sipil Tewas
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved