7 Bantuan Senjata Militer untuk Ukraina, Ada Tank M1 Abrams dan Leopard 2

Jum'at, 27 Januari 2023 - 20:40 WIB
loading...
A A A
5. Challenger 2
Challenger 2 merupakan tank tempur andalan Inggris. Mengutip Reuters, tank ini telah beroperasi dengan Angkatan Darat Inggris sejak tahun 1994. Dirancang sebagai suksesor Challenger 1, mereka dibekali senapan L30A1 120mm yang diklaim bisa menembus lapis baja pada jarak 6.300m.

Dengan 2-4 awak di dalamnya, tank ini juga memiliki sistem pengendalian tembakan yang membuatnya tepat menentukan target. Terbaru, sekitar 14 tank Challenger 2 akan segera hadir di Ukraina guna mendukung perang melawan Rusia.

Hal tersebut akan diikuti juga oleh negara-negara lain yang ingin membantu Kiev. Selain Challenger 2, Ukraina juga mendapat bantuan tank lain dari Polandia dan beberapa negara berupa jenis T-72 rancangan Pakta Warsawa.

Baca: AS Dilaporkan Bakal Kirim Tank Abrams, Ini Kata Jubir Pentagon

6. M1 Abrams
Tank M1 Abrams menjadi salah satu bantuan persenjataan militer terbaru yang akan diterima Ukraina. Mengutip laman Guardian, beberapa waktu yang lalu Joe Biden telah menyetujui pengiriman 31 tank Abrams ke Kiev.

Tank andalan Amerika Serikat ini dibekali mesin turbin 1.500 HP dan senjata utama 120mm. Dari sekian banyak kemampuannya, M1 Abrams diklaim memiliki daya tahan mumpuni, manuver yang berani, hingga fitur-fitur canggih di dalamnya.

7. Leopard 2
Leopard 2 juga menjadi bantuan terbaru yang segera diterima Ukraina. Setelah sempat ragu, pada akhirnya Berlin memutuskan untuk mengirim tank andalannya ini melawan Rusia.

Pertama kali diperkenalkan pada 1979, tank ini menawarkan kemampuan perlindungan terhadap peluru penembus baja serta senjata berpemandu anti-tank. Nantinya, pengiriman Leopard 2 diharapkan bisa membantu Kiev yang tengah perang melawan Rusia.

Selain sejumlah senjata militer di atas, sejatinya Ukraina masih memiliki sederet bantuan lain yang turut mendukung perlawanan mereka terhadap invasi Rusia. Di antaranya adalah sistem pertahanan udara S-300, Nlaw Anti-Tank, sistem anti-pesawat Stinger, Mi-17 helikopter, dan lain sebagainya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Viral KBRI Tokyo Umumkan...
Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang
Rekomendasi
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Berita Terkini
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved