Duel Tembak, Sniper Rusia Habisi Sniper Legendaris Ukraina Bersenjata Barat

Kamis, 26 Januari 2023 - 07:41 WIB
loading...
A A A
Menurut laporan EurAsian Times, ledakan dua putaran menjatuhkan sniper legendaris Ukraina tersebut. Apakah penembak Rusia menembak dalam mode semi-otomatis atau sepenuhnya otomatis tidak diketahui, tetapi senapan sniper tidak mungkin menembak seperti senapan serbu.

Industri Rusia dilaporkan telah bekerja lembur untuk menyediakan senapan yang membantu mengalahkan para sniper Ukraina.

Vladislav Lobaev, pendiri Lobaev Arms, di saluran Crimea24, berbicara tentang pembentukan unit sniper yang sedang berlangsung di Crimea. “Unit ini akan melakukan tugas di sektor terpanas di depan, di mana aktivitas sniper musuh sangat tinggi," katanya.

Lobaev siap untuk melengkapi unit dengan berbagai senjata yang sesuai selain dari apa yang sudah dimilikinya.

Mengapa Rusia memilih senjata sniper semi-otomatis untuk mendeteksi dan membunuh sniper musuh tidak jelas, karena senapan bolt-action lebih cocok di dataran dan lapangan terbuka.

Bagian yang kurang bergerak dan biasanya lebih akurat daripada semi-otomatis, yang lebih disukai di lingkungan perkotaan yang terbatas, ketidakmampuan senjata bolt-action untuk melakukan tembakan lanjutan dengan cepat mungkin adalah hal yang memengaruhi pemikiran infanteri dan senjata kecil Rusia.

LAR-10, ironisnya, didasarkan pada senapan AR-15 Amerika Serikat yang ada di mana-mana. Dengan laras 60cm, Lobaev Arms menjamin akurasi 100% pada jarak antara 250 hingga 600 meter, dengan laju tembakan 6 putaran dalam 10 detik.

Itu juga dapat menampung kartrid 7.62x51mm buatan Barat. Senjata ini diumumkan akan memasuki produksi serial terbatas pada akhir Desember 2022 untuk beberapa unit yang berpartisipasi di Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved