Finlandia Pertimbangkan Mengajukan Aplikasi Keanggotaan NATO Tanpa Swedia

Rabu, 25 Januari 2023 - 08:00 WIB
loading...
Finlandia Pertimbangkan...
Finlandia Pertimbangkan Mengajukan Aplikasi Keanggotaan NATO Tanpa Swedia. FOTO/Reuters
A A A
ISTANBUL - Finlandia mungkin harus mempertimbangkan untuk memajukan aplikasi keanggotaan NATO tanpa Swedia , jika proses aplikasi Stockholm terganggu lebih lama. Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Finlandia, Pekka Haavisto, Selasa (24/1/2023).

Ditanya apakah Finlandia harus tetap melanjutkan kerja sama dengan Swedia, Haavisto mengatakan kepada penyiar publik Yle, bahwa negaranya harus dapat memikirkan kembali strategi itu jika perlu.

Baca: Turki Tunda Tanpa Batas Waktu Pertemuan soal NATO dengan Swedia-Finlandia

"Tentu saja dari sudut pandang keamanan kedua negara, itu benar-benar pilihan nomor satu. Tapi, kita harus siap untuk mengevaluasi kembali situasinya," kata Haavisto.

“Apakah terjadi sesuatu yang dalam jangka panjang akan mencegah kemajuan aplikasi Swedia? Sekarang terlalu dini untuk mengambil pandangan tentang itu," tambahnya.

Pernyataan itu muncul sehari setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan Swedia "seharusnya tidak mengharapkan" kabar baik dari Ankara tentang tawaran NATO. Sikap Erdogan ini muncul setelah adanya demonstrasi anti Turki dan pembakaran salinan Al-Quran di Swedia.

Rasmus Paludan, seorang politikus sayap kanan Denmark, pada hari Sabtu, membakar salinan Al-Quran di luar Kedutaan Besar Turki di Stockholm. Ia melakukan aksi itu di bawah perlindungan polisi dan dengan izin dari pihak berwenang.

Baca: PM Belanda Yakin Tahun Ini Finlandia-Swedia Akan Jadi Anggota NATO

Hubungan antara Swedia dan Turki sudah tegang akibat protes provokatif di Stockholm oleh pendukung kelompok teroris PKK/YPG dalam beberapa pekan terakhir.

Di bawah memorandum yang ditandatangani Juni lalu antara Turki, Swedia, dan Finlandia, kedua negara Nordik berjanji untuk mengambil langkah-langkah melawan teroris untuk mendapatkan keanggotaan dalam aliansi NATO.

Pengunjuk rasa bermain dengan keamanan Finlandia-Swedia. "Para pengunjuk rasa ini mempermainkan keamanan Finlandia dan Swedia," kata Haavisto kepada Yle. Ia menambahkan bahwa demonstran bertujuan untuk memprovokasi Turki dan memengaruhi wacana publik.

"Gangguan terbaru di jalan akan melihat proses aksesi Finlandia dan Swedia terhenti lebih lanjut, setidaknya sampai setelah pemilihan Turki, yang diharapkan pada pertengahan Mei,” tambah Haavisto.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs China: 38 Tahun Tanpa Kemenangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved