Para Gamer Bocorkan Data Rahasia Jet Tempur F-16 dan F-15 Buatan AS

Senin, 23 Januari 2023 - 22:01 WIB
loading...
Para Gamer Bocorkan...
Jet tempur F-16A Fighting Falcon dalam website game online War Thunder. Foto/warthunder
A A A
WASHINGTON - Perfeksionis game online dalam pemodelan yang tepat dari persenjataan pilihan mereka telah secara tidak sengaja mengungkap rahasia militer di internet lagi.

Kali ini mereka memposting informasi sensitif tentang jet tempur F-16 dan F-15 buatan Amerika Serikat (AS) pada dua kesempatan terpisah hanya dalam satu pekan.

Game yang dimaksud adalah “War Thunder”. Para pemain sebelumnya telah menumpahkan beberapa informasi rahasia pada tank tempur Challenger-2 Inggris, tank Leclerc Prancis, dan cangkang anti-lapis baja DTC10-125 China.

Pengungkapan terbaru terkait F-16 Fighting Falcon yang dibangun kontraktor pertahanan AS General Dynamics dan F-15E Strike Eagle buatan McDonnell Douglas.

“Seperti kebocoran lainnya, yang satu ini muncul di forum diskusi untuk War Thunder, di mana para pemain game online realistis sering mempermasalahkan keakuratan perangkat keras militer palsu mereka,” ungkap laporan PC Gamer.

Baca juga: Rusia Peringatkan Barat tentang Tragedi Global

Dalam diskusi F-16 yang berlarut-larut sejak pertengahan 2022, salah satu pemain menulis pada 16 Januari tentang “hal menarik yang saya temukan selama penelitian saya.”

Meskipun komentar itu sendiri tidak terlalu sensitif, pemain yang dikenal sebagai spacenavy90 itu melampirkan dokumen untuk membuktikan pernyataannya tentang rudal yang dipandu radar AIM-120 dan panel kontrol kokpit jet.

Dokumen tersebut memiliki otorisasi distribusi terbatas, menurut moderator forum.

Baca juga: Anggota Parlemen AS Usulkan Kirim Hanya 1 Tank Abrams untuk Ukraina

Hanya dua hari setelah itu, anggota forum lain, RanchSauce39, dilaporkan memposting kumpulan manual perangkat lunak Program Penerbangan Operasional untuk F-15E, termasuk perincian tentang kontrol penerbangan, penargetan, dan sistem senjatanya.

Seperti dalam kasus serupa yang melibatkan sistem senjata lain, informasi sensitif dihapus setelah ditandai moderator dan pengembang game.

Mendistribusikan data militer yang dibatasi di tempat yang tidak sah, seperti forum game online, dapat mengakibatkan sanksi perdata atau pidana.

War Thunder yang dikembangkan Gaijin Entertainment, perusahaan yang berbasis di Budapest dengan asal Rusia yang berbeda, memungkinkan pemain bertarung satu sama lain menggunakan perangkat keras militer historis dan modern.

Banyak pemain yang tertarik pada game ini terobsesi dengan akurasi dan menekan desainer game untuk mendapatkan setiap detail dengan benar, dalam beberapa kasus mendukung argumen mereka dengan materi terbatas, seperti manual Challenger-2 rahasia yang dibagikan pada Juli 2021.

“Kami selalu menghapus postingan yang berisi informasi rahasia atau terlarang dari forum kami sesegera mungkin,” papar Gaijin dalam pernyataannya kepada PC Gamer.

“Kami melarang pengguna kami untuk berbagi dokumen seperti ini di platform kami. Kami berulang kali mengingatkan pengguna kami bahwa itu ilegal dan tidak berguna, jadi mereka tidak boleh melakukan itu. Kami tidak pernah menggunakan dokumen seperti ini dalam pekerjaan kami,” ujar dia.

Sementara itu, gamer berjanji "lebih berhati-hati dengan informasi teknis yang saya posting," ungkap spacenavy90 kepada PC Gamer.

“Mudah-mudahan, kita bisa melupakan masalah ini,” papar spacenavy90.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Ini Respons KPAI usai...
Ini Respons KPAI usai Didatangi Ruben Onsu yang Adukan Polemik Hak Asuh Anak
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Berita Terkini
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved