Kapal Perang AS yang Meledak Harganya Rp10, 9 Triliun, 57 Orang Terluka

Selasa, 14 Juli 2020 - 07:59 WIB
loading...
Kapal Perang AS yang...
Kapal perang Amerika Serikat, USS Bonhomme Richard, terbakar dan meledak di Pangkalan Angkatan Laut San Diego, Minggu (12/7/2020). Foto/Tangkapan layar video New York Times
A A A
SAN DIEGO - Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Bonhome Richard , terbakar dan meledak di Pangkalan Angkatan Laut San Diego hari Minggu. Korban luka kini bertambah dari 21 menjadi 57 orang.

Ada sekitar 160 orang di atas kapal pada saat insiden terjadi. Menurut data Angkatan Laut AS, 34 pelaut dan 23 pekerja sipil terluka.

Lima orang masih dirawat di rumah sakit dan dalam kondisi stabil pada Senin pagi. Menurut Angkatan Laut, para korban mengalami cedera kecil termasuk kelelahan dan menghirup asap. (Baca: Kapal Perang AS Terbakar dan Meledak di San Diego, 21 Orang Terluka )

Menurut Federasi Ilmuwan Amerika, total biaya pembangunan kapal perang ini diperkirakan USD761 juta (lebih dari Rp10,9 triliun). Kapal sepanjang 255 meter ini merapat di San Diego untuk menjalani pemeliharaan, modernisasi dan perbaikan senilai hampir USD250 juta .

Karena pekerjaan renovasi, hanya sebagian kecil dari total awak kapal sekitar 1.000 yang ada di kapal ketika kebakaran terjadi.

Petugas pemadam kebakaran bekerja di atas kapal sejak Minggu malam dan juga menggunakan helikopter untuk mencoba memadamkan kobaran api.

Penyebab ledakan dan kebakaran masih dalam penyelidikan. Pejabat Angkatan Laut AS, Laksamana Muda Philip Sobeck, mengatakan kepada The San Diego Union-Tribune bahwa Angkatan Laut percaya bahwa kebakaran dimulai di ruang kargo yang lebih rendah yang digunakan untuk menyimpan peralatan dan kendaraan laut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
Golfphoria 2026: Turnamen...
Golfphoria 2026: Turnamen Golf Rasa Festival di Bali International Golf, Makin Meriah dan Siap Cetak Rekor Dunia
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved