alexametrics

Kapal Perang AS yang Meledak Harganya Rp10, 9 Triliun, 57 Orang Terluka

loading...
Kapal Perang AS yang Meledak Harganya Rp10, 9 Triliun, 57 Orang Terluka
Kapal perang Amerika Serikat, USS Bonhomme Richard, terbakar dan meledak di Pangkalan Angkatan Laut San Diego, Minggu (12/7/2020). Foto/Tangkapan layar video New York Times
A+ A-
SAN DIEGO - Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Bonhome Richard, terbakar dan meledak di Pangkalan Angkatan Laut San Diego hari Minggu. Korban luka kini bertambah dari 21 menjadi 57 orang.

Ada sekitar 160 orang di atas kapal pada saat insiden terjadi. Menurut data Angkatan Laut AS, 34 pelaut dan 23 pekerja sipil terluka.

Lima orang masih dirawat di rumah sakit dan dalam kondisi stabil pada Senin pagi. Menurut Angkatan Laut, para korban mengalami cedera kecil termasuk kelelahan dan menghirup asap. (Baca: Kapal Perang AS Terbakar dan Meledak di San Diego, 21 Orang Terluka)

Menurut Federasi Ilmuwan Amerika, total biaya pembangunan kapal perang ini diperkirakan USD761 juta (lebih dari Rp10,9 triliun). Kapal sepanjang 255 meter ini merapat di San Diego untuk menjalani pemeliharaan, modernisasi dan perbaikan senilai hampir USD250 juta .



Karena pekerjaan renovasi, hanya sebagian kecil dari total awak kapal sekitar 1.000 yang ada di kapal ketika kebakaran terjadi.

Petugas pemadam kebakaran bekerja di atas kapal sejak Minggu malam dan juga menggunakan helikopter untuk mencoba memadamkan kobaran api.



Penyebab ledakan dan kebakaran masih dalam penyelidikan. Pejabat Angkatan Laut AS, Laksamana Muda Philip Sobeck, mengatakan kepada The San Diego Union-Tribune bahwa Angkatan Laut percaya bahwa kebakaran dimulai di ruang kargo yang lebih rendah yang digunakan untuk menyimpan peralatan dan kendaraan laut.

"USS Bonhomme Richard bisa terbakar selama berhari-hari, turun ke saluran air," kata Kepala Pemadam Kebakaran San Diego, Colin Stowell, kepada CNN, Selasa (14/7/2020). (Baca juga: Analisis Mampu Tidaknya China Tenggelamkan Kapal Induk AS)
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak