Diduga Jadi Mata-mata China, Taiwan Tahan Pensiunan Laksamana

Jum'at, 20 Januari 2023 - 03:30 WIB
loading...
Diduga Jadi Mata-mata...
Diduga Jadi Mata-mata China, Taiwan Tahan Pensiunan Laksamana. FOTO/Reuters
A A A
TAIPEI - Seorang pensiunan laksamana muda Taiwan dan seorang mantan anggota parlemen telah ditahan karena diduga melanggar undang-undang keamanan nasional pulau itu, kata pengadilan Kamis (19/1/2023). Ini adalah skandal mata-mata terbaru yang menghantam elite militer Taiwan.

“Hsia Fu-hsiang, yang menjabat sebagai Wakil Kepala Departemen Perang Politik Angkatan Laut dan mantan anggota parlemen Lo Chih-ming dianggap berisiko melarikan diri dan ditahan pada Kamis,” kata Pengadilan Distrik di Kaohsiung, Taiwan selatan, seperti dikutip dari AFP.

Baca: Taiwan Kecam Keras Latihan Tempur Terbaru Militer China

China mengklaim Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri dan demokratis sebagai bagian dari wilayahnya untuk direbut suatu hari nanti, dengan paksa jika perlu. Kedua belah pihak saling memata-matai sejak Nasionalis melarikan diri ke pulau itu untuk mendirikan pemerintahan saingan pada tahun 1949.

Pada hari Kamis, pengadilan membatalkan keputusan yang mengizinkan jaminan awal bulan ini. Pengadilan juga mengutip risiko bahwa keduanya dapat berkolusi dengan saksi.

"Para terdakwa mengatur saksi untuk pergi ke China daratan dan (perjalanan) kemungkinan besar terkait dengan mempromosikan penyatuan" dengan China,” lanjut pernyataan pengadilan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut tentang penyelidikan tersebut.

Menurut Kantor Berita Pusat semi-resmi Taiwan, Lo diduga merekrut Hsia dan pasangan itu menggunakan koneksi mereka untuk mengatur pensiunan perwira militer mengunjungi China sebagai bagian dari upaya untuk mengembangkan jaringan mata-mata di Taiwan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved