Putin Telepon Raisi, Bahas Penyelesaian Konflik di Suriah
Jum'at, 20 Januari 2023 - 01:30 WIB
loading...
Putin Telepon Raisi, Bahas Penyelesaian Konflik di Suriah. FOTO/Reuters
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan panggilan telepon dengan rekannya dari Iran Ebrahim Raisi pada Kamis (19/1/2023). Ini merupakan percakapan kedua mereka dalam sembilan hari terakhir.
Dalam pembacaan singkat panggilan tersebut, dikatakan bahwa kedua presiden membahas situasi di Suriah – di mana keduanya telah mendukung Presiden Bashar Assad dalam perang saudara yang telah berlangsung lama – dan kerja sama dalam transportasi dan energi. Pernyataan itu tidak merujuk pada perang di Ukraina.
Baca: Putin Klaim Produksi Rudal Rusia Sebanding dengan Produksi Rudal Seluruh Dunia
Mereka berdua menunjukkan pentingnya implementasi proses Astana yang digunakan sebagai mekanisme untuk menyelesaikan situasi di republik Arab Suriah, layanan pers Kremlin mengatakan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari TASS.
"Situasi di Suriah telah dibahas. (Presiden) juga menunjukkan pentingnya menjaga koordinasi yang erat dalam kerangka proses Astana, yang merupakan mekanisme kunci yang ditujukan untuk ketentuan penyelesaian konflik Suriah," tambah pernyataan itu.
Dalam pembacaan singkat panggilan tersebut, dikatakan bahwa kedua presiden membahas situasi di Suriah – di mana keduanya telah mendukung Presiden Bashar Assad dalam perang saudara yang telah berlangsung lama – dan kerja sama dalam transportasi dan energi. Pernyataan itu tidak merujuk pada perang di Ukraina.
Baca: Putin Klaim Produksi Rudal Rusia Sebanding dengan Produksi Rudal Seluruh Dunia
Mereka berdua menunjukkan pentingnya implementasi proses Astana yang digunakan sebagai mekanisme untuk menyelesaikan situasi di republik Arab Suriah, layanan pers Kremlin mengatakan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari TASS.
"Situasi di Suriah telah dibahas. (Presiden) juga menunjukkan pentingnya menjaga koordinasi yang erat dalam kerangka proses Astana, yang merupakan mekanisme kunci yang ditujukan untuk ketentuan penyelesaian konflik Suriah," tambah pernyataan itu.
Lihat Juga :