Ukraina Klaim Lebih dari 8.000 Tentara Rusia Tewas
Sabtu, 14 Januari 2023 - 10:43 WIB
Rusia mengatakan bahwa kontrol kota akan memungkinkan pasukannya untuk memblokir rute pasokan pasukan Ukraina di Artyomovsk barat daya, dan memuji serangan tembakan terus-menerus yang diluncurkan ke musuh oleh Serangan Darat dan Penerbang Angkatan Darat, Pasukan Rudal dan Artileri dari Kelompok Pasukan Rusia untuk kemenangan.
Militer Ukraina dengan cepat menolak klaim tersebut dan Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pasukannya "melindungi negara", meskipun Rusia telah memusatkan pasukannya di Soledar.
Nilai strategis Soledar telah diperdebatkan oleh analis militer karena ukuran kota yang relatif kecil. Lembaga pemikir yang berbasis di Washington, Institute for the Study of War (ISW), Kamis mengatakan bahwa operasi informasi Rusia telah melebih-lebihkan pentingnya Soledar.
Dalam penilaiannya, ISW mengatakan perebutan kota itu tidak akan memungkinkan pasukan Rusia untuk melakukan kontrol atas jalur komunikasi darat Ukraina (GLOC) yang kritis ke Bakhmut atau memposisikan pasukan Rusia dengan lebih baik untuk mengepung kota dalam jangka pendek.
Baca: Pilot Ukraina Ngeri dengan Rudal R-37M Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia
Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, John Kirby, menegaskan evaluasi tersebut.
Militer Ukraina dengan cepat menolak klaim tersebut dan Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pasukannya "melindungi negara", meskipun Rusia telah memusatkan pasukannya di Soledar.
Nilai strategis Soledar telah diperdebatkan oleh analis militer karena ukuran kota yang relatif kecil. Lembaga pemikir yang berbasis di Washington, Institute for the Study of War (ISW), Kamis mengatakan bahwa operasi informasi Rusia telah melebih-lebihkan pentingnya Soledar.
Dalam penilaiannya, ISW mengatakan perebutan kota itu tidak akan memungkinkan pasukan Rusia untuk melakukan kontrol atas jalur komunikasi darat Ukraina (GLOC) yang kritis ke Bakhmut atau memposisikan pasukan Rusia dengan lebih baik untuk mengepung kota dalam jangka pendek.
Baca: Pilot Ukraina Ngeri dengan Rudal R-37M Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia
Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih, John Kirby, menegaskan evaluasi tersebut.
Lihat Juga :