Wanita Malaysia Ini Tak Mau Beragama Islam, tapi Pemerintah Menetapkannya Muslimah

Sabtu, 14 Januari 2023 - 02:20 WIB
Wanita itu, yang diidentifikasi hanya sebagai D untuk melindungi privasinya, lahir dari ayah etnis India yang beragama Hindu dan ibu etnis Tionghoa yang awalnya beragama Buddha tetapi kemudian masuk Islam.

Orang tuanya memiliki catatan pernikahan sipil.

Pada 10 Mei 2021, D mengajukangugatan di Pengadilan Tinggi sipil di Shah Alam, menyebut Mais dan pemerintah negara bagian Selangor sebagai dua tergugat.

Dalam gugatannya, D meminta pernyataan Pengadilan Tinggi bahwa dia “bukan orang yang menganut agama Islam”.

Di antara alasan yang dia berikan adalah bahwa izin ayahnya tidak pernah diperoleh untuk masuk Islam sebagai seorang anak dan bahwa dia tidak pernah mengucapkan kalimat syahadat.

Alasan lain yang dia cantumkan adalah bahwa persetujuan dari ayah dan ibunya diperlukan untuk konversi apa pun yang terjadi, dan pernyataannya bahwa dia dilahirkan sebagai seorang Hindu dan hanya menganut dan mempraktikkan agama Hindu setiap saat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!