Perang di Soledar Brutal, Giliran Ukraina Klaim Bantai Lebih dari 100 Tentara Rusia

Kamis, 12 Januari 2023 - 21:05 WIB
Militer Ukraina mengatakan foto-foto itu diambil di tempat lain. Kementerian Pertahanan Rusia mendesak kehati-hatian, mengatakan yang terbaik adalah menunggu "pengumuman resmi".

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu bahwa Amerika Serikat tidak dapat mengonfirmasi laporan bahwa Soledar telah jatuh ke tangan pasukan Rusia. "Itu benar-benar pertempuran yang cukup brutal," katanya.

Di jalan antara Bakhmut dan kota Sloviansk lebih jauh ke barat, seorang tentara Ukraina yang terluka menunggu untuk dievakuasi mengatakan pertempuran di Soledar adalah pertempuran terberat yang pernah dilihat brigadenya.

"Tapi tidak ada yang berencana untuk menyerahkan kota," kata pria berusia 27 tahun, yang menggunakan nom de guerre Bober, kepada AFP.

Zaporizhzhia, di barat daya Soledar, juga menjadi sasaran serangan baru Rusia yang merusak infrastruktur dan memicu kebakaran. Demikian disampaikan sekretaris dewan kota, Anatoliy Kourtev, pada Kamis pagi di Telegram.

“Akibat penembakan itu, rumah warga sipil kembali rusak. Menurut informasi awal, tidak ada yang terluka,” katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!