Turki Dituding Kirim Bom Tandan yang Dilarang ke Ukraina

Kamis, 12 Januari 2023 - 14:01 WIB
Menurut Kebijakan Luar Negeri, senjata yang dipasok ke Ukraina diproduksi selama Perang Dingin di bawah perjanjian produksi bersama dengan AS.

“Perusahaan Turki membuat peluru artileri cluster 155mm dan 122mm,” klaim majalah itu.

Baik Rusia maupun Ukraina bukanlah pihak dalam CCM, dan keduanya dilaporkan telah menggunakan munisi tandan buatan Soviet dalam konflik bersenjata mereka.

Pada bulan Maret, rudal Tochka-U dengan muatan cluster menewaskan lebih dari 20 orang dan melukai puluhan orang lainnya di kota Donetsk.

Moskow menyalahkan Kiev atas serangan itu, tetapi ini dibantah. Pengawas internasional Human Rights Watch (HRW) kemudian menyatakan tidak dapat menyelidiki insiden tersebut.

“Ukraina sudah memiliki masalah besar di tangannya, dan itu hanya memperbesarnya dengan memperkenalkan senjata ini,” papar Mark Hiznay, seorang peneliti senior di Divisi Persenjataan untuk HRW, kepada Foreign Policy, mengomentari upaya Kiev mendapatkan lebih banyak senjata cluster.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!