Bantu Rekonstruksi Ukraina, Jerman Buka Opsi Rebut Aset Rusia
Rabu, 04 Januari 2023 - 15:16 WIB
Menteri Keuangan Christian Lindner, yang mengepalai Partai Demokrat Bebas yang pro-bisnis, lebih berhati-hati.
"Dia khawatir penyitaan aset bank sentral Rusia dapat menciptakan preseden berbahaya dan membawa negara-negara Eropa dan sekutu mereka ke dalam masalah hukum," kata para pejabat seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (4/1/2023).
Uni Eropa (UE) dan mitra dari negara-negara kaya Kelompok Tujuh telah membekukan sekitar 300 miliar Euro atau sekitar Rp4.952 kuadriliun cadangan bank sentral Rusia. UE juga telah memblokir sekitar 19 miliar Euro (Rp313 triliun) aset yang dimiliki oleh pengusaha Rusia yang terkena sanksi, meskipun perkiraan ini tidak lengkap. Aset berada dalam limbo dan saat ini tidak dapat didistribusikan.
Diskusi serupa juga sedang berlangsung di tempat lain.
Baca: Zelensky: Rusia Ingin Habisi Ukraina dengan Serangan Drone Berkepanjangan
"Dia khawatir penyitaan aset bank sentral Rusia dapat menciptakan preseden berbahaya dan membawa negara-negara Eropa dan sekutu mereka ke dalam masalah hukum," kata para pejabat seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (4/1/2023).
Uni Eropa (UE) dan mitra dari negara-negara kaya Kelompok Tujuh telah membekukan sekitar 300 miliar Euro atau sekitar Rp4.952 kuadriliun cadangan bank sentral Rusia. UE juga telah memblokir sekitar 19 miliar Euro (Rp313 triliun) aset yang dimiliki oleh pengusaha Rusia yang terkena sanksi, meskipun perkiraan ini tidak lengkap. Aset berada dalam limbo dan saat ini tidak dapat didistribusikan.
Diskusi serupa juga sedang berlangsung di tempat lain.
Baca: Zelensky: Rusia Ingin Habisi Ukraina dengan Serangan Drone Berkepanjangan
Lihat Juga :