Wanita Ini Ungkap Pedihnya 13 Tahun Dipenjara di Iran, Seperti Neraka Dunia

Rabu, 04 Januari 2023 - 14:10 WIB
“Tanpa memberi saya kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada orang yang saya cintai, mereka membawa saya ke penjara Evin untuk memberikan beberapa penjelasan, dan membuat janji konyol bahwa 'Anda akan kembali ke anak-anak Anda di pagi hari,” lanjutnya.

“Ini bukan cerita setebal 4.000 halaman, tetapi realitas murni dari kehidupan di bawah dominasi fasis yang memaksakannya pada kami sementara kami menolak untuk menyerah. Di sisi jeruji ini, di gurun gelap penyiksaan dan penindasan, sejauh yang bisa dilihat – bahkan di tempat yang tidak bisa dilihat – hanya ada keburukan dan kebrutalan,” tambahnya.

Baca: Usai Tampil di Turnamen Tanpa Hijab, Pecatur Iran Kabur ke Spanyol

Amnesty International dan Pusat Hak Asasi Manusia di Iran telah berulang kali menyerukan pembebasan Monfared, menggambarkannya sebagai "tahanan hati nurani" yang ditahan dalam kondisi "kejam, melanggar hukum dan tidak manusiawi" dan menghadapi tuduhan "tidak berdasar".

Dalam suratnya, Monfared juga berbagi pesan solidaritas dengan pengunjuk rasa yang saat ini berdemonstrasi menentang rezim di Iran setelah kematian Mahsa Amini yang berusia 22 tahun di tangan "polisi moralitas" rezim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!