Ketegangan dengan China Meningkat, Taiwan Perpanjang Wamil
Rabu, 28 Desember 2022 - 00:29 WIB
Tentara Taiwan telah menyusut sejak awal 1990-an ketika semua pria berusia di atas 18 tahun diharuskan untuk bertugas di militer hingga tiga tahun. Selama beberapa dekade berikutnya, layanan dipersingkat menjadi satu tahun dan 10 bulan sebelum dikurangi lagi menjadi empat bulan. Aturan baru mulai berlaku pada Januari 2024, bulan yang sama saat Taiwan akan memilih presiden berikutnya.
"Ini adalah keputusan yang sangat sulit, tetapi sebagai presiden, sebagai kepala pasukan militer, adalah tugas saya yang tidak dapat dihindari untuk membela kepentingan nasional dan cara hidup demokrasi kita," ujar Tsai.
"Tidak ada yang menginginkan perang, orang Taiwan dan Taiwan adalah sama, dan komunitas internasional juga sama," ucapnya, seraya menambahkan agresi militer China menjadi semakin jelas setelah latihan perangnya di bulan Agustus.
Ketegangan antara Taipei dan Beijing melonjak pada Agustus setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke pulau itu.
Beijing menanggapinya dengan mengadakan latihan militer terbesarnya di laut sekitar Taiwan. Taipei menyebut latihan itu "sangat provokatif".
Baca: Militer China Gelar Latihan Serangan di Sekitar Taiwan
Pada bulan Oktober, Presiden China Xi Jinping tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk reunifikasi dengan Taiwan dalam pidato pembukaannya di Kongres Partai Komunis di Beijing.
"Ini adalah keputusan yang sangat sulit, tetapi sebagai presiden, sebagai kepala pasukan militer, adalah tugas saya yang tidak dapat dihindari untuk membela kepentingan nasional dan cara hidup demokrasi kita," ujar Tsai.
"Tidak ada yang menginginkan perang, orang Taiwan dan Taiwan adalah sama, dan komunitas internasional juga sama," ucapnya, seraya menambahkan agresi militer China menjadi semakin jelas setelah latihan perangnya di bulan Agustus.
Ketegangan antara Taipei dan Beijing melonjak pada Agustus setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke pulau itu.
Beijing menanggapinya dengan mengadakan latihan militer terbesarnya di laut sekitar Taiwan. Taipei menyebut latihan itu "sangat provokatif".
Baca: Militer China Gelar Latihan Serangan di Sekitar Taiwan
Pada bulan Oktober, Presiden China Xi Jinping tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk reunifikasi dengan Taiwan dalam pidato pembukaannya di Kongres Partai Komunis di Beijing.
Lihat Juga :