Ketegangan dengan China Meningkat, Taiwan Perpanjang Wamil

Rabu, 28 Desember 2022 - 00:29 WIB
Ketegangan dengan China meningkat, Taiwan perpanjang wajib militer. Foto/Ilustrasi
TAIPEI - Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengumumkan perpanjangan wajib militer (wamil) dari empat bulan menjadi satu tahun di tengah meningkatnya ketegangan dengan China . China selama ini menganggap Taiwan bagian dari wilayahnya.

Berbicara pada konferensi pers pada hari Selasa, Tsai mengumumkan rencana baru untuk memperkuat pertahanan Taiwan jika terjadi serangan dari Beijing.



"Perdamaian tidak akan jatuh dari langit. Taiwan berada di garis depan ekspansi otoriter," katanya seperti dikutip dari BBC, Rabu (28/12/2022).

Tsai mengatakan wajib militer juga akan menjalani pelatihan yang lebih intensif, meminjam beberapa elemen dari Amerika Serikat (AS) dan militer maju lainnya.

Dia menambahkan bahwa sistem pertahanan pulau itu saat ini tidak memadai untuk mengatasi agresi dari China, yang merupakan salah satu militer terbesar dan tercanggih di dunia.

Baca: 34 Pesawat Militer China Terobos Garis Median, Takut-takuti Taiwan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!