Israel Batasi Izin bagi Warga Kristen Gaza Kunjungi Bethlehem
Minggu, 11 Desember 2022 - 15:13 WIB
Seorang pejabat senior keamanan Israel mengatakan kepada wartawan dalam konferensi telepon, bahwa sekitar 200 orang ditolak aksesnya ke Israel setelah izin keamanan ditolak. Sekitar 1.100 orang Kristen tinggal di Jalur Gaza, menurut statistik yang dikeluarkan oleh Gereja Biara Latin di Gaza.
Jumlah orang Kristen di Gaza telah menurun dalam beberapa tahun terakhir akibat migrasi, karena situasi ekonomi yang mengerikan, pengepungan dan serangan Israel berturut-turut. Banyak yang pindah ke Tepi Barat atau beremigrasi ke luar negeri.
Baca: PM Lapid: Pemerintahan Netanyahu Paling Ekstrem dan Gila dalam Sejarah Israel
“Kami merasa sangat menyesal bahwa tidak semua orang Kristen diberikan izin yang diperlukan,” kata Kamel Ayad, direktur hubungan masyarakat di Gereja Ortodoks Yunani di Gaza, kepada Arab News.
“Adalah hak kami sebagai umat Kristiani untuk menyaksikan perayaan Natal di tempat kelahiran Kristus di Bethlehem karena itu tersedia bagi semua umat Kristiani di dunia untuk bepergian,” lanjut Ayad.
Ayad menambahkan, praktik yang biasa dilakukan setiap tahun adalah mengirimkan daftar nama umat Kristiani yang ingin mendapatkan izin bepergian selama periode Natal.
Jumlah orang Kristen di Gaza telah menurun dalam beberapa tahun terakhir akibat migrasi, karena situasi ekonomi yang mengerikan, pengepungan dan serangan Israel berturut-turut. Banyak yang pindah ke Tepi Barat atau beremigrasi ke luar negeri.
Baca: PM Lapid: Pemerintahan Netanyahu Paling Ekstrem dan Gila dalam Sejarah Israel
“Kami merasa sangat menyesal bahwa tidak semua orang Kristen diberikan izin yang diperlukan,” kata Kamel Ayad, direktur hubungan masyarakat di Gereja Ortodoks Yunani di Gaza, kepada Arab News.
“Adalah hak kami sebagai umat Kristiani untuk menyaksikan perayaan Natal di tempat kelahiran Kristus di Bethlehem karena itu tersedia bagi semua umat Kristiani di dunia untuk bepergian,” lanjut Ayad.
Ayad menambahkan, praktik yang biasa dilakukan setiap tahun adalah mengirimkan daftar nama umat Kristiani yang ingin mendapatkan izin bepergian selama periode Natal.
Lihat Juga :