Desak Pemilu Baru, Puluhan Ribu Pendukung Oposisi Bangladesh Turun ke Jalan

Sabtu, 10 Desember 2022 - 17:20 WIB
Negara itu telah lama bersekutu dengan Amerika Serikat, tetapi dalam beberapa tahun terakhir, Hasina telah menjalin hubungan yang lebih dalam dengan China, dengan Beijing membiayai beberapa proyek infrastrukturnya yang bernilai miliaran dolar.

Baca: Puluhan Ribu Pengungsi Rohingya di Bangladesh Berdemo Minta Dipulangkan

Oposisi telah mengadakan protes di seluruh negeri menuntut Hasina mengundurkan diri dan mengadakan pemilihan di bawah pemerintahan sementara - yang dia tolak mentah-mentah. Seorang pejabat BNP mengklaim bahwa sekitar 200.000 orang telah bergabung dalam rapat umum hari Sabtu menjelang tengah hari.

"Tuntutan utama kami adalah Sheikh Hasina mengundurkan diri dan parlemen dibubarkan dan biarkan pemerintah sementara yang netral turun tangan untuk mengadakan pemilihan yang bebas dan adil," kata juru bicara Zahiruddin Swapan kepada AFP.

Juru bicara Kepolisian Metropolitan Dhaka Faruq Ahmed menolak angka tersebut, dengan mengatakan bahwa tempat tersebut tidak dapat menampung lebih dari 30.000 orang. Sejauh ini tidak ada kekerasan, tetapi tim SWAT, unit kontra-terorisme, dan regu anjing tetap siaga, tambahnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!