Kasus Baru Virus Corona Meningkat, Melbourne Kembali Lockdown

Jum'at, 10 Juli 2020 - 13:12 WIB
Negara bagian paling padat di Australia, New South Wales (NSW), menutup semua jalur perbatasan dengan Victoria. Australia Barat juga menutup perbatasannya dengan Victoria. “Kita saat ini dalam tahapan berbeda pada pandemi ini,” kata PM NSW Gladys Berejiklian di Sydney.

Otoritas NSW melaporkan 13 kasus baru dalam 24 jam terakhir, dengan 11 kasus berada di hotel yang menjadi lokasi karantina dan berasal dari luar negeri. Dua orang terinfeksi lainnya adalah anggota keluarga yang baru kembali dari Melbourne. NSW mewajibkan siapa saja yang baru kembali dari Victoria untuk isolasi diri selama 14 hari.

Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg mengungkapkan, lockdown Victoria akan berdampak sebanyak USD698,5 juta setiap pekannya. Australia saat ini mencatat jumlah kasus corona hanya 8.900 kasus dan 106 korban meninggal dunia.

Sementara itu, data Universitas Johns Hopkins menunjukkan lebih dari tiga juga orang di Amerika Serikat dinyatakan positif Covid-19. Lebih dari 131.000 kematian dilaporkan, dan pada Selasa (7/7), penambahan kasus baru di AS juga mencapai rekor tertinggi. Meski kasus baru terus mengalami pelonjakan, Gedung Putih tetap melanjutkan rencana pembukaan sejumlah sektor, termasuk sekolah.

Lebih dari 60.000 kasus baru dilaporkan pada Selasa, melampaui rekor tertinggi sebelumnya pada 2 Juli silam, dengan jumlah 55.220 kasus. Angka-angka terbaru datang ketika negara bagian California dan Texas masing-masing melaporkan lebih dari 10.000 kasus harian baru. Di beberapa negara bagian, termasuk Texas, Florida, dan Arizona, rumah sakit kewalahan menampung pasien.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!