Setelah Polandia, 'Misil Ukraina' Dilaporkan Mendarat di Moldova
Selasa, 06 Desember 2022 - 21:19 WIB
Pakar militer Rusia Alexey Leonkov mengatakan kepada RIA Novosti bahwa reruntuhan itu milik S-300PS/PT, yang secara aktif digunakan oleh Ukraina dalam upaya untuk menghalau serangan presisi tinggi Rusia, seperti dilansir dari Russia Today, Selasa (6/12/2022).
Insiden itu terjadi selama gelombang serangan rudal Rusia di Ukraina. Pasukan Rusia telah melancarkan serangan udara berulang kali terhadap militer Ukraina dan target infrastruktur sejak awal Oktober. Kremlin menggambarkan serangan ini sebagai tanggapan yang diperlukan terhadap serangan provokatif Kiev terhadap infrastruktur sipil Rusia, termasuk Jembatan Crimea dan fasilitas energi.
Selama salah satu rentetan rudal Rusia inilah proyektil S-300 Ukraina jatuh di dekat desa Przewodow, Polandia bulan lalu, menewaskan dua warga sipil. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyalahkan insiden itu pada Rusia dan menuntut NATO untuk merespons, sebelum para pemimpin aliansi pimpinan AS itu secara terbuka mengakui bahwa rudal yang dimaksud adalah milik Ukraina.
Klaim yang sama juga dilontarkan Kiev atas peristiwa ini pada Senin kemarin.
Baca: AS Sebut Vladimir Putin Bawa Perang Ukraina ke Level Barbar Baru
Insiden itu terjadi selama gelombang serangan rudal Rusia di Ukraina. Pasukan Rusia telah melancarkan serangan udara berulang kali terhadap militer Ukraina dan target infrastruktur sejak awal Oktober. Kremlin menggambarkan serangan ini sebagai tanggapan yang diperlukan terhadap serangan provokatif Kiev terhadap infrastruktur sipil Rusia, termasuk Jembatan Crimea dan fasilitas energi.
Selama salah satu rentetan rudal Rusia inilah proyektil S-300 Ukraina jatuh di dekat desa Przewodow, Polandia bulan lalu, menewaskan dua warga sipil. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyalahkan insiden itu pada Rusia dan menuntut NATO untuk merespons, sebelum para pemimpin aliansi pimpinan AS itu secara terbuka mengakui bahwa rudal yang dimaksud adalah milik Ukraina.
Klaim yang sama juga dilontarkan Kiev atas peristiwa ini pada Senin kemarin.
Baca: AS Sebut Vladimir Putin Bawa Perang Ukraina ke Level Barbar Baru
Lihat Juga :