Anggota Parlemen AS Selidiki Kesepakatan Minyak Rahasia Biden dan Arab Saudi

Selasa, 06 Desember 2022 - 07:51 WIB
Anggota Kongres itu mengutip laporan New York Times pada Oktober yang merinci upaya Biden membujuk Saudi memimpin OPEC dalam mempercepat dan memperluas peningkatan produksi minyak.

Biden mengumumkan kunjungan kontroversialnya ke Arab Saudi pada Juni, melanggar janji kampanyenya untuk menghindari kerajaan itu.

Baca juga: Serangan Rudal Rusia Kacaukan Jalur Logistik Militer Ukraina

Kunjungan Biden dilakukan pada hari yang sama ketika OPEC melaporkan peningkatan produksi yang dipercepat, sesuai dengan bagian pertama dari perjanjian AS-Saudi.

Namun, alih-alih menindaklanjuti dengan peningkatan produksi lebih lanjut pada Oktober, Arab Saudi memimpin kartel minyak dalam mengumumkan pengurangan produksi, yang dipandang oleh pemerintahan Biden sebagai "pengkhianatan" yang mengarah ke pemilu paruh waktu.

Dengan harga konsumen naik pada laju tercepat dalam 40 tahun dan harga bensin serta solar AS mencapai level tertinggi sepanjang masa pada Juni, inflasi merupakan masalah utama menjelang pemilu paruh waktu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!