Presiden Afsel Berupaya Pertahankan Kekuasaan di Tengah Skandal Korupsi
Minggu, 04 Desember 2022 - 03:30 WIB
Menteri Kehakiman Afsel, Ronald Lamola yakin Ramaphosa akan tetap menjabat. "Dia pasti akan melanjutkan," kata Lamola kepada penyiar publik SABC, seperti dikutip dari AFP.
Sementara Juru bicara Ramaphosa, Vincent Magwenya mengatakan presiden "serius mempertimbangkan" menantang di pengadilan laporan yang diserahkan ke parlemen minggu ini tentang perampokan.
Baca: Aksi Penembakan Kian Marak di Afsel, 9 Tewas dalam Satu Malam
Pada hari Rabu, panel parlemen beranggotakan tiga orang, termasuk mantan ketua mahkamah agung negara itu, mengatakan bahwa Ramaphosa "mungkin telah melakukan" tindakan yang bertentangan dengan undang-undang dan konstitusi, membuka jalan bagi proses pemakzulan.
"Mungkin demi kepentingan jangka panjang demokrasi konstitusional kita, jauh di luar kepresidenan Ramaphosa, bahwa laporan yang jelas-jelas cacat itu ditentang, terutama ketika digunakan sebagai titik referensi untuk mencopot kedudukan Kepala Negara," kata Magwenya kepada AFP.
Bahkan kepala Gereja Anglikan Afrika Selatan memperingatkan bahwa jika Ramaphosa mengundurkan diri, negara itu akan berada dalam bahaya jatuh "ke dalam anarki".
Sementara Juru bicara Ramaphosa, Vincent Magwenya mengatakan presiden "serius mempertimbangkan" menantang di pengadilan laporan yang diserahkan ke parlemen minggu ini tentang perampokan.
Baca: Aksi Penembakan Kian Marak di Afsel, 9 Tewas dalam Satu Malam
Pada hari Rabu, panel parlemen beranggotakan tiga orang, termasuk mantan ketua mahkamah agung negara itu, mengatakan bahwa Ramaphosa "mungkin telah melakukan" tindakan yang bertentangan dengan undang-undang dan konstitusi, membuka jalan bagi proses pemakzulan.
"Mungkin demi kepentingan jangka panjang demokrasi konstitusional kita, jauh di luar kepresidenan Ramaphosa, bahwa laporan yang jelas-jelas cacat itu ditentang, terutama ketika digunakan sebagai titik referensi untuk mencopot kedudukan Kepala Negara," kata Magwenya kepada AFP.
Bahkan kepala Gereja Anglikan Afrika Selatan memperingatkan bahwa jika Ramaphosa mengundurkan diri, negara itu akan berada dalam bahaya jatuh "ke dalam anarki".
Lihat Juga :