Kabinet Baru Malaysia Diumumkan, Anwar Rangkap Jabatan Jadi Menkeu
Jum'at, 02 Desember 2022 - 21:00 WIB
Susunan menteri yang diresmikan oleh Anwar terdiri dari 28 menteri, lebih sedikit dari tim Kabinet baru-baru ini yang dipimpin oleh Ismail Sabri Yaakob dan Muhyiddin Yassin. Daftar wakil menteri belum diumumkan.
Baca: Anwar Ibrahim Akan Dengar Semua Masukan Sebelum Bentuk Kabinet
Di bawah pemerintahan Ismail Sabri, ada 31 menteri dan 38 deputi. Di pemerintahan Muhyiddin, memiliki Kabinet yang terdiri dari 32 menteri dan 38 deputi. Sebelumnya, Anwar telah mengatakan kabinetnya akan dirampingkan. Dia juga mengatakan akan meniadakan pengangkatan menteri kabinet sebagai bentuk penghargaan.
Setelah dilantik pada 24 November, Anwar mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah persatuan terdiri dari PH, BN dan GPS. Pemerintah juga menyertakan Parti Warisan Sabah, Aliansi Demokrasi Bersatu Malaysia dan anggota parlemen independen lainnya.
Sehari kemudian, dia mengatakan bahwa GRS juga bergabung dengan pemerintah persatuan. Anwar menegaskan, bahwa sesi parlemen berikutnya akan berlangsung pada 19 Desember. Dia menambahkan bahwa mosi percaya pada kepemimpinannya akan menjadi agenda pertama selama sesi parlemen.
Baca: Anwar Ibrahim Akan Dengar Semua Masukan Sebelum Bentuk Kabinet
Di bawah pemerintahan Ismail Sabri, ada 31 menteri dan 38 deputi. Di pemerintahan Muhyiddin, memiliki Kabinet yang terdiri dari 32 menteri dan 38 deputi. Sebelumnya, Anwar telah mengatakan kabinetnya akan dirampingkan. Dia juga mengatakan akan meniadakan pengangkatan menteri kabinet sebagai bentuk penghargaan.
Setelah dilantik pada 24 November, Anwar mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah persatuan terdiri dari PH, BN dan GPS. Pemerintah juga menyertakan Parti Warisan Sabah, Aliansi Demokrasi Bersatu Malaysia dan anggota parlemen independen lainnya.
Sehari kemudian, dia mengatakan bahwa GRS juga bergabung dengan pemerintah persatuan. Anwar menegaskan, bahwa sesi parlemen berikutnya akan berlangsung pada 19 Desember. Dia menambahkan bahwa mosi percaya pada kepemimpinannya akan menjadi agenda pertama selama sesi parlemen.
(esn)
Lihat Juga :