Surat FSB Bocor, Cap Putin Seorang Narsis

Minggu, 27 November 2022 - 07:15 WIB
"Bagi kebanyakan orang, aturan ini bahkan tampak wajar dan diterima begitu saja—mengkritik citra Putin berarti mengkhianati kepentingan Anda sendiri," ungkapnya.

The Wind of Change mengatakan bahwa meskipun mereka tidak secara pribadi memiliki kontak dengan pemimpin Rusia, jika mereka menilai dia sebagai calon rekrutan FSB, dan membuat "profil situasional", mereka akan membuat empat pengamatan utama.

"Kami memiliki fakta berikut... Gangguan narsistik, mungkin karena kerumitan masa kanak-kanak, sebagai metode untuk mengatasinya," tulis sang whistleblower.

Putin telah dicap sebagai narsisistik dalam beberapa kesempatan. Almarhum penasihat keamanan nasional Jimmy Carter, Zbigniew Brzezinski, menuduh pemimpin Rusia itu "megalomania narsistik", sementara mantan presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menyebut Putin sebagai "narsistik tirani". Financial Times menyebut Olimpiade Sochi sebagai "penghargaan diri Putin yang narsistik".

The Wind of Change melanjutkan dengan mengatakan bahwa "penolakan hidup berkeluarga" oleh Putin juga akan dimasukkan dalam hipotesis profil rekrutmen FSB.

"Tidak ada informasi tentang orang tuanya, kerahasiaan di sekitar anak-anaknya dan kehidupan pribadinya. Ini membutuhkan mekanisme kompensasi psikologis untuk mencari hubungan dekat," tulisnya.

Agen tersebut menyatakan bahwa psikotipe seperti itu "cenderung 'dominasi silang' dalam hubungan."

Baca: Bocoran Surat FSB: Putin Terlalu 'Takut' Perintahkan Serangan Nuklir
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!