Bocoran Surat FSB: Putin Terlalu 'Takut' Perintahkan Serangan Nuklir

Jum'at, 25 November 2022 - 19:13 WIB
loading...
Bocoran Surat FSB: Putin...
Bocoran surat FSB menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin terlalu takut perintahkan serangan nuklir. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Presiden Rusia Vladimir Putin terlalu "takut" untuk menggunakan senjata nuklir dalam perangnya dengan Ukraina . Hal itu terungkap dari sebuah email yang menampilkan surat dari pelapor di Layanan Keamanan Federal Rusia (FSB).

Email tersebut bertanggal 4 Maret. Ini adalah pengiriman pertama yang dikirim oleh agen tersebut, yang dijuluki Wind of Change, kepada Vladimir Osechkin, seorang aktivis hak asasi manusia Rusia yang menjalankan situs web antikorupsi Gulagu, dan sekarang diasingkan di Prancis.

Agen FSB secara reguler mengirim email ke Osechkin, mengungkapkan kemarahan dan ketidakpuasannya di dalam militer Rusia atas perang yang dimulai ketika Putin menginvasi negara tetangga Ukraina pada 24 Februari.

Email tertanggal 4 Maret menyelidiki apakah pelapor percaya, berdasarkan wawasan FSB, bahwa Putin akan siap untuk memerintahkan serangan nuklir dalam perangnya dengan Ukraina yang akan "menghancurkan seluruh dunia."

Itu diterbitkan hanya beberapa hari setelah perang dimulai, dan berbulan-bulan sebelum Putin mengancam bahwa Rusia siap menggunakan senjata nuklir untuk mempertahankan "integritas teritorialnya".

Pelapor menyarankan bahwa ada kemungkinan serangan nuklir lokal tetapi tidak untuk tujuan militer apa pun.

Baca: Ukraina: Vladimir Putin Berjuang untuk Hidupnya setelah Rusia Kalah di Kherson
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Houthi Bakal Blokade...
Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?
Rekomendasi
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Pakistan Perintahkan...
Pakistan Perintahkan Militer untuk Membalas Serangan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved