Inggris-Prancis Kutuk Sikap Keras Iran pada Demonstran
Minggu, 13 November 2022 - 17:25 WIB
"Saya telah memanggil kuasa usaha Iran hari ini setelah wartawan yang bekerja di Inggris menjadi sasaran ancaman langsung terhadap kehidupan dari Iran," kata Cleverly. "Kami tidak mentolerir ancaman dan intimidasi dari negara asing terhadap individu yang tinggal di Inggris," lanjutnya.
Baca: Dukung Aksi Unjuk Rasa, Rapper Iran Terancam Hukuman Mati
Dua jurnalis Inggris-Iran yang bekerja di Inggris untuk saluran independen berbahasa Farsi telah menerima ancaman pembunuhan yang "kredibel" dari pasukan keamanan Iran, kata penyiar saluran tersebut, Senin.
Volant Media, penyiar saluran TV Internasional Iran yang berbasis di London, mengatakan pasangan itu telah menerima “ancaman pembunuhan dari Korps Pengawal Revolusi Islam.”
Saluran tersebut telah meliput protes anti-rezim di Iran setelah kematian Mahsa Amini pada pertengahan September karena diduga melanggar aturan berpakaian yang ketat untuk wanita. Volant Media mengatakan kepolisian Metropolitan London juga telah memberi tahu wartawan lain tentang ancaman.
Baca: Dukung Aksi Unjuk Rasa, Rapper Iran Terancam Hukuman Mati
Dua jurnalis Inggris-Iran yang bekerja di Inggris untuk saluran independen berbahasa Farsi telah menerima ancaman pembunuhan yang "kredibel" dari pasukan keamanan Iran, kata penyiar saluran tersebut, Senin.
Volant Media, penyiar saluran TV Internasional Iran yang berbasis di London, mengatakan pasangan itu telah menerima “ancaman pembunuhan dari Korps Pengawal Revolusi Islam.”
Saluran tersebut telah meliput protes anti-rezim di Iran setelah kematian Mahsa Amini pada pertengahan September karena diduga melanggar aturan berpakaian yang ketat untuk wanita. Volant Media mengatakan kepolisian Metropolitan London juga telah memberi tahu wartawan lain tentang ancaman.
(esn)
Lihat Juga :