Eks Jenderal Inggris Serukan NATO Perang Dingin II dengan Rusia

Sabtu, 12 November 2022 - 08:43 WIB
Shirreff, yang pensiun pada tahun 2014 setelah empat tahun bertugas sebagai perwira tinggi Inggris di NATO, berpendapat bahwa penyelesaian yang dinegosiasikan untuk mengakhiri pertempuran di Ukraina tidak akan menghasilkan apa-apa.

“Yang akan dilakukan adalah memungkinkan Rusia untuk mendapatkan kembali, membangun kembali, meregenerasi, melatih kembali, dan mencoba lagi. Intinya ini adalah: Tidak akan ada perdamaian di Eropa sementara Putin atau yang mirip dengan Putin ada di Kremlin," paparnya.

"Kita harus melakukan Perang Dingin II untuk mencegah Perang Dunia III," imbuh dia.

Komentar Shirreff menunjukkan bahwa NATO seharusnya tidak menerima apa pun selain kemenangan Ukraina sepenuhnya di medan perang dan perubahan rezim di Moskow.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyerukan perubahan rezim di Kremlin Maret lalu, tetapi dia mengatakan beberapa hari kemudian bahwa dia hanya mengungkapkan "kemarahan moral" atas konflik tersebut, tidak mengomunikasikan kebijakan resmi AS.

Jenderal tertinggi AS, Ketua Gabungan Kepala-Kepala Staf Militer Amerika Mark Milley, mengatakan pada hari Rabu bahwa mundurnya pasukan Rusia dari ilayah Kherson dapat mengarah pada pembicaraan damai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!