Mantan PM Pakistan Imran Khan Ditembak Saat Pawai Unjuk Rasa

Kamis, 03 November 2022 - 21:22 WIB
Karavan itu hanya beberapa meter dari kamp penerimaan di Wazirabad ketika penembakan dimulai.

Dalam posting Twitter, PM Pakistan Shehbaz Sharif mengutuk penembakan itu “dengan kata-kata yang paling keras” dan berdoa untuk kesembuhan Khan.

"Perdana Menteri telah meminta laporan segera tentang insiden itu ... (mengeluarkan) arahan kepada Menteri Dalam Negeri Rana Sanaullah untuk meminta laporan segera dari Inspektur Jenderal Polisi dan Kepala Sekretaris," papar pernyataan PM House.

Pemimpin PTI dan mantan Menteri Hak Asasi Manusia Pakistan Shireen Mazari menuduh Sanaullah mengancam Khan, dengan mengatakan dia harus ditangkap karena percobaan pembunuhan.

“Para penarik tali, Pendirian juga akan bertanggung jawab oleh negara atas serangan pembunuhan terhadap Imran Khan ini,” ujar dia di Twitter, merujuk pada militer yang kuat.

Khan, yang pernah secara luas diyakini didukung kekuatan militer Pakistan yang kuat, sekarang dianggap telah berselisih dengan tentara sejak penggulingannya melalui mosi tidak percaya parlemen pada April.

Mantan perdana menteri serta anggota dan pendukung partai PTI-nya telah mengkritik militer Pakistan, yang telah memerintah negara Asia Selatan itu selama hampir setengah dari 75 tahun sejarahnya.

Militer dan dan panglima dikritik Khan karena tidak melakukan intervensi untuk menghalangi penggulingannya. Menurut Khan, penggulingannya adalah bagian dari "konspirasi asing" yang didukung Amerika Serikat (AS).

Washington, saingan politik Khan yang sekarang berkuasa dan militer membantah tuduhan itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!