Mengejutkan, Australia Akan Batalkan Pengakuan Yerusalem Ibu Kota Israel
Selasa, 18 Oktober 2022 - 08:14 WIB
Australia akan membatalkan pengakuannya tentang Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel. Foto/REUTERS
CANBERRA - Pemerintah Australia membuat kejutan dengan akan membatalkan pengakuannya tentang Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel .
Menteri Luar Negeri Penny Wong, pada Selasa (18/10/2022), mengonfirmasi Canberra akan membalikkan keputusan pemerintah sebelumnya tentang status Yerusalem Barat.
Pada konferensi pers, Wong mengatakan status akhir Ibu Kota Israel tidak boleh ditentukan sampai negosiasi damai dengan rakyat Palestina diselesaikan.
Baca juga: Malaysia Tangkap Agen Mossad, Bebaskan Aktivis Palestina yang Diculik di Kuala Lumpur
“Hari ini pemerintah telah menegaskan kembali posisi lama dan lama Australia bahwa Yerusalem adalah masalah status akhir yang harus diselesaikan sebagai bagian dari negosiasi damai antara Israel dan rakyat Palestina,” kata Wong.
“Ini membalikkan pengakuan pemerintah [Scott] Morrison atas Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel. Posisi Australia selalu dan tetap di Tel Aviv," lanjut dia, merujuk pada kota sebelumnya yang jadi ibu kota Israel.
Menteri Luar Negeri Penny Wong, pada Selasa (18/10/2022), mengonfirmasi Canberra akan membalikkan keputusan pemerintah sebelumnya tentang status Yerusalem Barat.
Pada konferensi pers, Wong mengatakan status akhir Ibu Kota Israel tidak boleh ditentukan sampai negosiasi damai dengan rakyat Palestina diselesaikan.
Baca juga: Malaysia Tangkap Agen Mossad, Bebaskan Aktivis Palestina yang Diculik di Kuala Lumpur
“Hari ini pemerintah telah menegaskan kembali posisi lama dan lama Australia bahwa Yerusalem adalah masalah status akhir yang harus diselesaikan sebagai bagian dari negosiasi damai antara Israel dan rakyat Palestina,” kata Wong.
“Ini membalikkan pengakuan pemerintah [Scott] Morrison atas Yerusalem Barat sebagai Ibu Kota Israel. Posisi Australia selalu dan tetap di Tel Aviv," lanjut dia, merujuk pada kota sebelumnya yang jadi ibu kota Israel.
Lihat Juga :