Gereja Orthodoks Rusia Tak Terima Jika Hagia Sophia Jadi Masjid
Minggu, 05 Juli 2020 - 06:01 WIB
“Kita hidup dalam dunia multikutub, kita hidup dalam dunia multi-pengakuan dan kita perlu menghormati perasaan orang-orang beriman,” tutur dia.
“Kami yakin bahwa kondisi sekarang ini aksi yang tak dapat diterima melanggar kebebasan beragama,” kata dia.
Pengadilan Turki awal pekan ini memeriksa kasus untuk mengubah gedung itu kembali menjadi masjid dan akan mengumumkan keputusannya pada bulan ini.
Kasus pengadilan yang diajukan NGO untuk pelestarian monumen bersejarah itu menggugat legalitas keputusan pada 1934, pada awal era negara Turki sekuler Mustafa Kemal Ataturk, untuk mengubah Hagia Sophia dari masjid menjadi museum.
Usulan itu dikritik oleh para pemimpin agama dan politik lainnya.
“Kami yakin bahwa kondisi sekarang ini aksi yang tak dapat diterima melanggar kebebasan beragama,” kata dia.
Pengadilan Turki awal pekan ini memeriksa kasus untuk mengubah gedung itu kembali menjadi masjid dan akan mengumumkan keputusannya pada bulan ini.
Kasus pengadilan yang diajukan NGO untuk pelestarian monumen bersejarah itu menggugat legalitas keputusan pada 1934, pada awal era negara Turki sekuler Mustafa Kemal Ataturk, untuk mengubah Hagia Sophia dari masjid menjadi museum.
Usulan itu dikritik oleh para pemimpin agama dan politik lainnya.
Lihat Juga :